Langsung ke konten utama

3 Alasan Kenapa Harus Membeli Nama Domain Blog

Alasan membeli domain

Memiliki blog dengan nama domain sendiri (Domain Tingkat Atas) seperti .com, .id, dan sebagainya bagi saya secara pribadi merupakan suatu keharusan. Hal ini seharusnya menjadi salah satu target bagi blogger yang benar-benar serius untuk berkiprah secara total dalam dunia online.

Setidaknya memiliki 1 domain TLD itu akan jauh lebih baik ketimbang harus menggunakan yang sub-domain secara terus-menerus.

Tidak hanya sekedar alasan bahwa "Ah, keren saja sih alamat blognya" namun lebih jauh dari itu. Otoritas domain disertai konten yang telah berhasil dipublikasikan pun akan lebih terpercaya meskipun dengan menggunakan blogspot pun hal itu bisa dilakukan.

Kenapa harus membeli Domain untuk blog Anda?

Jadi begini para pembaca yang budiman sekalian.

Jika Anda sudah yakin dan percaya bahwa mendapatkan penghasilan online lewat blog itu nyata dan membahana. Dan, jika Anda juga berniat melakukan hal yang sama selama setidaknya selama 1 tahun atau lebih meskipun jarang update artikel, maka belilah domain baru atau blog yang sudah TLD jika dana Anda memungkinkan. Alasannya?

1. Mendapatkan kepercayaan pembaca dan blogger lainnya

Anda harus mampu mendapatkan kepercayaan pembaca dan pemilik situs lainnya karena kebanyakan hasil penelusuran mesin pencari (Google, Bing, dll) didominasi oleh situs yang sudah memiliki domain sendiri. Memang banyak hal yang mempengaruhi hasil penelusuran tersebut, namun domain tingkat atas tentunya memiliki keunggulan sendiri terutama lebih terpercaya.

Itu juga merupakan salah satu bentuk keseriusan Anda dalam hal ngeblog.

Setelah itu, dengan sendirinya Anda pun akan mendapatkan kepercayaan dari mesin pencari. Pertanyaannya adalah, apakah blog yang masih sub-domain seperti pinkfavor.blogspot.com ini bisa dianggap kurang terpercaya?

Bisa iya, bisa juga tidak.

Dari segi informasi yang dibagikan, Anda bisa menilainya sendiri dengan tingkat rasionalitas yang Anda miliki. Sedangkan dari segi alamat blog yang masih sub-domain ada satu hal yang cukup menggelitik bagi saya hingga saat ini. Hal ini terkait dengan seringnya hasil penelusuran yang saya klik biasanya adalah yang sudah memiliki domain sendiri. Sedangkan yang sub-domain, akan saya klik jika benar-benar unik baik judul, deskripsi dan hal lainnya.

Sudah tahu begitu, kenapa masih setia pada blogspot?

Sebenarnya, ini adalah salah satu blog yang saya miliki. terkhusus untuk curhat dan berbagi info yang campur aduk. Alhamdulillah, sudah ada sekitar 4 domain yang saya beli. Manfaat selanjutnya juga memiliki korelasi dengan poin pertama ini.

2. Peluang mendapatkan backlink lebih besar

Kalau diperhatikan, baik saya maupun pengelola blog/situs lainnya lebih sering memberikan hadiah link sebagai rujukan lanjutan kepada situs yang sudah TLD. Salah satunya disebabkan karena nilai dari sebuah kepercayaan tadi. Kalau menggunakan blogspot pun bisa, cuman serius, susah banget.

Mungkin dianggap tidak terlalu serius dan berbagai alasan lainnya.

Namanya juga masih nebeng pakai "alamat rumah" orang, jadi ya tingkat kepercayaannya juga mungkin sedikit menurun. Padahal kita ketahui bersama bahwa backlink itu sendiri sangat bermanfaat apalagi yang berkualitas (biasanya dofollow dan ditempatkan di dalam artikel).

3. Peluang monetisasi juga akan semakin besar

Jika Anda memiliki blog yang diterima oleh pihak Google Adsense dan Full Approved karena mendaftarkannya menggunakan domain TLD maka jumlah situs yang bisa didaftarkan untuk menampilkan iklan akan lebih banyak. Tepatnya hingga 500 blog/situs. Dan itu sangat berbeda dengan sub-domain dimana iklannya tidak bisa ditampilkan di blog TLD.

Selain itu, mendapatkan peluang kerja sama dengan pemilik produk juga akan semakin besar karena value dari kepercayaan yang sudah didapatkan diawal. Apalagi, sangat jarang pemilik produk atau suatu perusahaan mau menampilkan iklannya di blog yang masih sub-domain. Meskipun itu bisa, namun gak banyak.

Blogger sekelas Linda Ikeji memang pernah meruntuhkan pendapat saya diatas. Namun, berapa banyak yang bisa seperti itu? Toh, pada akhirnya ia pun memutuskan untuk mengarahkannya ke domain baru yang sudah ia beli.

Selain itu, jika Anda sudah memiliki domain baru dan mengisinya dengan beberapa artikel plus mendapatkan beberapa link (backlink berkualitas), setahun kemudian setidaknya blog tersebut minimal bisa dijual dengan harga 3X lipatnya.

Baca juga: Kenapa Harus Memiliki Blog Gado-Gado

Jika pengunjungnya banyak dari mesin pencari (organik), lebih joss lagi harganya.

Nama domain yang brandable juga bisa menjadi salah satu pertimbangan akan besarnya penghasilan yang bisa Anda dapatkan. Saya pernah mencari nama domain tertentu di GoDaddy dan harganya mencapai Milyaran Rupiah. Kurang gila apa tuh.

Padahal itu baru nama domain saja. Dan, siapa tahu Anda juga akan beruntung seperti itu. Yekan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Merubah Ekstensi File di Windows 10

Format atau ekstensi file di laptop Anda pasti akan sangat beragam. File dokumen bisa memiliki ekstensi .docx jika menggunakan WPS Office ataupun Microsoft Office Word, .txt, .pdf, .xlsx untuk dokumen Excel dan masih banyak lagi. Begitu juga foto/gambar dengan format .jpeg, .jpg, .png, maupun .gif dan sebagainya.

Sangat variatif karena banyaknya jenis file yang ada.

5 Elemen Dasar Desain Eksterior Rumah atau Bangunan

Jika anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai apa itu desain eksterior untuk menciptakan rumah yang indah dan elegan tentunya harus memahami elemen-elemen yang menjadi dasar pembentuk sebuah bangunan tersebut. Elemen-elemen ini memiliki peran yang signifikan dalam mewujudkan keindahan dan fungsi yang tepat sehingga suatu bangunan menjadi seimbang sesuai dengan penggunaan material yang akan digunakan serta model dan gaya yang diinginkan.

Cara Agar Ikon Folder Tidak Menampilkan Thumbnail File Didalamnya

Di Windows 10 dan versi sebelumnya, ketika menampilkan ikon folder dalam ukuran yang besar (large) biasanya juga akan menjadikan isi folder tersebut sebagai bagian dari bagaimana folder ditampilkan ke pengguna. Misalnya isi folder Anda adalah beberapa foto. Maka salah satu diantara foto tersebut akan menjadi thumbnail dari tampilan folder. Ikon folder yang awalnya seperti hanya terdiri dari 1 warna kemudian bercampur dengan berbagai warna bahkan foto yang ada didalamnya.