Blog Gado-Gado: Kenapa Anda Juga Harus Memilikinya Seperti yang Saya Lakukan

Blog Gado-Gado: Kenapa Anda Juga Harus Memilikinya Seperti yang Saya Lakukan

Dalam dunia per-blog-an (blogging) dimana aktor/aktris utamanya kemudian disebut sebagai Blogger, ada 2 jenis blog yang paling umum dikembangkan yaitu niche blog dengan kontennya yang sangat spesifik membahas suatu topik tertentu dan blog gado-gado yang isinya campur aduk.

Apapun bisa di posting di blog gado-gado ini tanpa harus dibatasi oleh topik yang ada. Satu-satunya batasan adalah ada pada pengelolanya sendiri dikombinasikan dengan berbagai macam aturan pembatasan konten yang dikeluarkan oleh mesin pencari seperti Google.

Namun, kali ini kita tidak akan sejauh itu berbicara mengenai berbagai aturan yang membuat kepala pusing. Namun, menjadi menarik pula untuk membahas: Kenapa anda harus memiliki blog gado-gado?

Keuntungan memiliki blog gado-gado

Manfaat blog gado-gado

Dari segi monetisasi (mendapatkan penghasilan dari blog), situs yang mengusung berbagai macam topik juga tidak kalah hebatnya dengan yang selainnya. Artinya, peluang pendapatan terutama dari jaringan periklanan seperti Google Adsense terbuka lebar (tinggi). Tentunya akan sangat banyak faktor yang mempengaruhinya. Mulai dari penggunaan bahasa dan target negara, sumber lalu lintas kunjungan, penggunaan kata kunci dan masih banyak lagi.

Namun, tidak hanya itu saja. Ada beberapa hal lain yang menjadi keunggulan blog dengan banyak topik yang dibahas ini dan menjadi sulit untuk diterapkan jika mengelola blog dengan tema tertentu saja (niche). Manfaat tersebut telah diuraikan dalam poin-poin sebagai berikut.

1. Kemampuan mempublikasikan konten jauh lebih banyak dan cepat

Jika serius, karena ide artikelnya bisa dari mana saja dan apa saja, maka peluang untuk memiliki banyak konten yang dipublikasikan di jenis blog ini akan lebih tinggi.

Kita tidak akan begitu dipusingkan dengan pola penulisan artikel SEO dan berbagai optimasi lainnya jika itu keinginan Anda. Saya pun demikian. Yang lebih mengasyikkannya lagi adalah, bagi penulis sendiri, blog bisa menjadi alternatif utama untuk mengalihkan kehidupan online di sosial media. Tahu sendiri kan, kadang login di Facebook dengan niat upload 1 gambar tapi ternyata malah berjam-jam disana dan kadang tujuan utama tadi dilupakan.

Saya pribadi kemudian berpikir kembali, daripada berlama-lama di fb, kenapa gak update status saja di blog sehingga status tersebut menjadi sebuah konten? Mau itu hanya sederet kata disertai dengan 1 gambar, gak masalah.

Toh, secara perlahan namun pasti, blog tersebut nantinya juga akan dikenal oleh segelintir hingga jutaan orang meskipun mungkin awalnya artikelnya disepelekan. Mau bukti? Silahkan cari tahu mengenai bagaimana Linda Ikeji (Blogger Nigeria) sukses. Padahal dulu, kadang 1 artikelnya berisi 1 foto saja dengan deretan kalimat yang kadang gak sampai 100 kata.

Memang tidak sebentar ia fokus ke blognya, namun yang sering saya dan mungkin juga Anda lupakan dan tidak sadari adalah, ia saat ini sudah bisa menikmati kesuksesan tersebut sementara kita sendiri yang sudah (mungkin) 10 tahun main facebook, gak ada satupun kesuksesan finansial yang kita peroleh.

Baca Juga: Penelitian Membuktikan Bahwa Facebook Membuat Anda Sedih

2. Meningkatkan kualitas penulisan

Jika mengelola niche blog, format penulisan yang kita gunakan mungkin akan begitu-begitu saja. Atau setidaknya tidak akan begitu banyak variasi/gaya.

Berbeda halnya jika akan menulis berbagai macam topik artikel. Karena idenya bisa apa saja, maka variasi dan gaya penulisan pun bisa semakin diasah. Sehingga akan semakin beragam dan kemudian berujung pada penemuan gaya bahasa kita sendiri.

Hasil dari artikel yang dipublikasikan pun bisa menimbulkan sensasi yang berbeda-beda bagi pembacanya karena disajikan dengan berbagai pendektan yang berbeda pula. Namun, bagian yang terpentingnya adalah, perbedaan penulisan tersebut bisa jadi tidak akan menghilangkan "identitas" Anda sendiri. Dan, itu yang kemungkinan besar akan menjadi alasan kenapa banyak pembaca yang menyukai tulisan Anda.

3. Menambah pengetahuan bagi blogger itu sendiri

Menjadi seorang penulis blog juga berkaitan erat dengan menjadi seorang pembaca yang baik. Baik dengan mengkonsumsi informasi dari situs lain maupun dari berbagai referensi dalam bentuk hasil cetak.

Frekuensi pencarian informasi tersebut setidaknya akan menambah 1 atau 2 pengetahuan baru Anda. Dan juga berpeluang meng-update pengetahuan sebelumnya dengan versi yang lebih baru berdasarkan penemuan terkini. Dan keragaman pengetahuan tersebut peluangnya lebih besar didapatkan jika mengelola blog gado-gado.

4. Networking

Memperluas jaringan atau hubungan sesama blogger pun menjadi semakin luas. Anda bisa berkenalan dengan mereka yang menjadi otoritas pada topik tertentu saja atau pun pada banyak topik seperti yang Anda lakukan saat ini.

Ibaratnya, hubungan pertemanannya bisa dilakukan tanpa harus dibatasi oleh niche. Meskipun pengelola blog niche bisa melakukan hal yang sama, namun sepertinya terbatas dan frekuensinya pun tidak begitu banyak (sering). Apalagi, banyak blogger yang menyarankan untuk lebih sering berkomentar di blog yang memiliki niche yang sama dengan topik yang Anda usung.

Blog dengan topik campuran tentunya tidak akan sering mendapatkan nasehat seperti itu kan? Setidaknya itu yang saya alami.

5. Meningkatkan produktivitas

Ini menjadi wajar karena Anda akan menulis tentang hal apapun. Apalagi, menulis itu juga bisa meningkatkan kemampuan kerja otak. Yah ibaratnya, karena sering dipakai berpikir, jadi setidaknya otaknya juga sering digunakan. Masa hibernasi terus. Tentunya, variasi pemikirannya juga menjadi jauh lebih beragam karena banyaknya topik yang bisa dijadikan inspirasi.

Asal jangan kebanyakan aja sih, biar gak stress.

Produktivitas tersebut tidak sekedar menghasilkan banyaknya jumlah artikel seperti yang dibahas diatas, namun juga nantinya Anda akan menemukan pola sendiri baik dalam manajemen waktu, penghasilan, dan hal terkait lainnya.

Jika beruntung (tepat), Anda juga bahkan akan menemukan ceruk (niche) baru yang menurut Anda bisa bersaing di topik tersebut karena beragamnya informasi yang telah Anda publikasikan.

6. Sebagai "pelarian"

Saya gak tahu bagaimana harus menuliskan sub-poin diatas. Tapi mungkin Anda sendiri sudah paham maknanya.

Maksud saya begini. Tatkala mengelola blog niche, kadang kita sendiri menjadi sulit untuk menemukan ide baru apalagi yang akan dijadikan postingan karena adanya tuntutan bahwa harus dalam satu topik saja. Disisi lain, kita merasa perlu untuk tetap berbagi pengetahuan yang tidak memiliki hubungan dengan niche tersebut.

Maka, blog gado-gado menjadi alasan utama untuk "pelarian" tersebut. Ibaratnya, refreshing dulu dengan menulis semau gue di blog lain yang saya buat. Dan, terkadang cara tersebut efektif untuk mendapatkan ide baru yang mendukung blog niche sebelumnya. Pernah kan merasa begitu? atau jangan-jangan hanya saya saja?🤣

Dan masih banyak lagi alasan lainnya yang bisa Anda dapatkan manfaatnya ketika mengelola blog gado-gado.

Namun, ke-enam hal diatas yang menurut saya paling sering saya rasakan. Meskipun bisa saja berbeda dengan pengalaman teman-teman. Bagaimana?


EmoticonEmoticon