16 Pelajaran Dari Situs Berita Online yang Bermanfaat Bagi Blogger

Bagi saya, media berita online itu tak ubahnya situs gado-gado jika dilihat dari sudut pandang topik yang dipublikasikannya. Karena terdiri dari beragam topik, maka menjadi patut untuk dijadikan bahan pembelajaran yang bisa diterapkan untuk blog gado-gado pula. Itulah alasan utama pembuatan artikel ini.

Mengenai apa saja pelajaran yang bisa didapatkan, setidaknya ada 16 hal yang telah saya rincikan dibawah ini. Jika ada yang berbeda pendapat, jangan lupa informasikan lewat komentar, ya.

1. Mendapatkan penghasilan online juga butuh biaya

Tidak hanya untuk urusan gaji saja dan berbagai manajemen media yang dibutuhkan, jika diperhatikan, banyak diantara media pemberitaan nasional yang juga mengiklankan situsnya baik menggunakan jaringan periklanan Google Adsense maupun social media seperti Facebook, Instagram, dan seterusnya. Ibaratnya, Make money by spending money.

Sama dengan blogger, situs berita juga butuh trafik.

2. Jumlah kata dalam artikel 1.000-an atau lebih

Mereka memang tidak main-main. Apalagi didukung dengan penulis yang entah berapa banyak jumlahnya. Sering dapat berita yang jumlah katanya tidak samapi 500 kata? Kalaupun ada, secara keseluruhan tidak mungkin jumlah kata segitu mendominasi setiap konten yang ada. Jadi, masih mau bermalas-malasan?

Baca juga: 5 Tahap Menulis Ulang Artikel

Memang tidak sekedar mengejar sejumlah kata itu saja, namun harus benar-benar yakin bahwa artikel yang akan Anda publikasikan memang sudah sesuai dengan kebutuhan dan standar Anda sendiri.

3. The power of posting setiap hari

Berbicara tentang pemberitaan, media yang lebih cepat menerbitkan suatu informasi ke publik tentunya akan sangat disukai oleh pembaca. Bahkan, berita yang kemarin saja jika baru dipublikasikan hari ini mungkin akan dianggap basi karena media lainnya sudah duluan melakukannya. Meskipun memang masih akan ada yang membacanya, namun melakukannya dalam waktu yang cepat akan lebih baik.

Selain itu, situs berita juga setiap hari menerbitkan konten. Bahkan, hampir setiap menit/jam selalu ada yang baru. Lah, kita satu saja terkadang malas. Pengalaman saya begitu, gak tahu deh orang-orang. Yang pasti, jika bisa mempublikasikan artikel di blog setiap hari meskipun hanya satu, saya kira itu akan lebih baik terutama untuk blog gado-gado.

4. Memanfaatkan media sosial untuk menjangkau lebih banyak audiens

Dimana kebanyakan pembaca biasanya nongkrong online? Pastinya adalah di Facebook, Twitter, Instagram, dan berbagai jejaring sosial lainnya. Coba nilai diri Anda sendiri! Kira-kira dalam sehari berapa jam waktu diluangkan untuk ber-sosial media ria? Jika Anda jarang disana, tanyakan ke teman dan keluarga Anda.

Rekomendasi: Kenapa Harus Memiliki Blog Ketimbang Sekedar Bermain Sosial Media

5. Saat ada berita yang viral, produksi terhadap konten tersebut juga akan lebih beragam

Situs berita juga sering melakukan ini. Kadang, berita yang viral itu isinya itu-itu saja. Namun, mereka mengemasnya dalam beragam warna dengan berbagai sudut pandang yang berbeda-beda.

6. Memanfaatkan media sosial sebagai rujukan untuk berita viral

Selain mendapatkan banyak pengunjung dari jejaring sosial, pemanfaatannya pun bisa berguna untuk mem-viralkan informasi atau individu tertentu. Misalnya apa yang sedang viral hari ini atau selama seminggu terakhir di Twitter? Dengan fitur hashtag (#) yang dimilikinya, maka semua itu menjadi mungkin untuk dijadikan sebagai salah satu inspirasi dalam pembuatan konten.

Lanjutkan baca: Bukti Bahwa Facebook Dapat Membuat Anda Sedih

7. Banyak konten yang menggunakan nama-nama orang/tokoh tertentu

Ini juga penting. Misalnya menggunakan nama selebriti atau anggota DPR Pusat. Selebriti sendiri kebanyakan sudah memiliki penggemar. Begitu juga Anggota DPR dengan konstituennya. Setidaknya, para fans tersebut berpeluang menjadi calon pembaca utama bagi artikel yang akan dipublikasikan. Selebihnya adalah terserah pembaca lainnya yang diluar dari para penggemar ini.

8. Menggunakan banyak/beberapa gambar terkait konten yang dipublikasikan

Kalau yang ini mungkin sudah biasa, namun bagi blogger terkadang masih mikir lagi. Khawatirnya, jangan sampai loading blog jadi lambat. Padahal, kadang tidak begitu menjadi masalah. Tapi, bisa jadi ertimbangannya juga adalah kapasitas hosting yang dibelinya atau jangan sampai gambar yang digunakan melanggar hak cipta.

9. Publikasi konten yang bersifat kontroversi

Setidaknya, sesuatu yang kontroversi biasanya disebabkan karena adanya lebih dari satu pendapat yang saling bertentangan antara pihak pertama dengan yang lainnya.

Dan, pertentangan tersebut berlangsung dalam kurun waktu tertentu yang terkadang melibatkan banyak pihak terutama masyarakat. Apalagi kalau bicara politik, makin heboh tuh pengunjung website.

Tapi ya, gak harus politik juga. Karena masing-masing topik memiliki kontroversi sendiri-sendiri.

Tinggal bagaimana kita menemukan dan meramunya dalam satu atau beberapa artikel.

10. Memiliki banyak penulis produktif

Saya kira ini jelas. Jadi, kalau memang masih ingin tetap mendapatkan penghasilan online lewat blog, salah satu modal yang nantinya juga harus dipersiapkan adalah untuk menyewa (gaji) penulis atau biaya untuk pembelian artikel.

11. Kontennya yang campur-aduk alias gado-gado dari berbagai macam topik

Sepertinya tidak ada situs berita yang niche (topiknya) itu hanya satu saja. Jadi, gak perlu juga ragu kan mengenai blog gado-gado. Toh semua tergantung usaha masing-masing.

12. Desain situsnya yang "gak banget" bagi kebanyakan blogger

Ini pendapat pribadi saya sendiri. Gak ada satupun desain dari situs pemberitaan (template/tema) yang saya sukai. Meskipun blog saya topiknya berbagai macam, untuk urusan tampilan saya lebih sreg menggunakan karya orang lain baik yang gratisan maupun yang versi premiumnya. Dan, sepertinya banyak blogger yang juga demikian.

Jadi untuk urusan tampilan, mau bagaimana pun terserah.

Kita terkadang disarankan untuk membuat blog yang navigasinya jelas. Padahal, kadang situs berita sendiri sangat sulit untuk melakukan itu.

13. Judul berita yang memancing rasa penasaran pembaca (Clickbait)

Meskipun kadang situs berita terkesan terlalu sering melakukan ini secara berulang-ulang dan isinya pun sama saja, namun pembuatan judul juga merupakan hal penting untuk membuat pembaca berlama-lama dalam blog kita.

Selain pageview bisa meningkat, bounce rate blog juga akan semakin menurun dimana hal tersebut merupakan salah satu indikator suatu situs yang berkualitas dari sudut pandang mesin pencari.

14. Terserah mau loading situsnya seberapa lama

Banyak hal memang yang menjadi penyebab kenapa media online terutama nasional sering dikunjungi oleh pembaca. Padahal, lama loh waktu memuat halamannya. Lah, kita berlomba-lomba biar ringan, mereka malah gak begitu ambil pusing.

Coba saja bandingkan blog Anda dengan salah satu portal online seperti Detik menggunakan GTMetrix. Rasanya pasti jauh berbeda.

15. Heading itu apaan yak? Semacam makanan tradisional gitu...!?

Banyak kok artikel berita yang di post seenaknya mereka sendiri. hehe. Mungkin karena saking banyaknya berita yang diproses. Tapi bisa jadi juga karena gak butuh-butuh amat. Atau jangan-jangan tidak menjadi bagian dari penulisan jurnalistik sendiri? Saya gak tahu. Yang jelas, hal ini juga seringkali ditemui tidak mereka gunakan.

16. Overall, kadang SEO itu tak ubahnya seperti sebuah mitos

Mungkin mereka punya teknik sendiri atau karena besarnya dana untuk beriklan. Yang saya tahu pasti, sepertinya blogger lebih berpengalaman urusan SEO dan segala keribetannya. Namun, lagi-lagi...

Artikel Terkait: 9 Cara Saya Menulis Artikel di Blog

Kaidah SEO terbaru pun jarang kita temui di media-media pemberitaan terutama pada bagian-bagian yang dianggap penting seperti penggunaan heading diatas.

Jadi, kalau punya blog gado-gado, gak usah terlalu lama bergelut dengan SEO. Karena disadari atau tidak, pasti diterapkan juga dengan sendirinya. Asal jangan berlebihan saja seperti stuffing keywords, keseringan nyari backlink dan sebagainya.

Sekian dan terima kasih.


EmoticonEmoticon