Langsung ke konten utama

Umur Blog Belum 6 Bulan, Haruskah Mendaftar Adsense

Indonesia secara spesifik memang tidak disebut mengenai adanya pemberlakuan pembatasan umur blog seperti yang terjadi di China dan India saat pertama kali mendaftarkan blog untuk menjadi mitra Google Adsense. Tapi di beberapa komentar dan juga artikel lain, banyak yang mengalami hal sebaliknya. Benar tidaknya memang sulit untuk diverifikasi.

Namun, banyak juga blogger di Indonesia (termasuk saya) yang pernah mengalami penolakan padahal sudah melebihi umur 6 bulan tersebut. Konten pun original. Dan, tidak melakukan pelanggaran dalam bentuk apapun termasuk tidak ada pelanggaran hak cipta dan juga tidak adanya penggunaan kata-kata tertentu yang dilarang.

Disisi lain, banyak blogger yang diterima entah karena alasan apa yang pada akhirnya saya menyimpulkan bahwa satu-satunya alasan adalah adanya faktor keberuntungan. Bahkan, saya juga kadang berpikir: sepertinya ada pembatasan jumlah akun dari Google yang mendaftar Adsense untuk konten/blog dengan status hosted.

Hal ini semakin dipertegas dengan adanya fitur pembelian nama domain terutama saat suatu akun email pertama kali membuat blogspot baru. Meskipun hanya muncul sekali saja saat awal membuat blog tersebut, namun rasanya kok seolah "ditodong" untuk mengeluarkan uang dari dompet. Untuk mengaksesnya kembali bisa dilakukan dengan mengunjungi dashbord blog dan fitur tersebut berada di Setelan - Dasar. Pada bilah sebelah kanan, tertempel manja fitur tersebut dengan nama Beli Domain (Buy Domain).

Saya tidak tahu pasti sejak kapan adanya fitur ini. Yang jelas, tentunya ini merupakan salah satu bisnis bagi Google itu sendiri yang kemudian akan sangat mendukung keberadaan jaringan periklanan raksasanya.

Sedikit kilas balik saat menggunakan sub-domain blogspot. Konten sudah puluhan, original, navigasi blog jelas dan sebagainya. Saat mendaftar, malah ditolak. Dan itu terjadi berkali-kali. Repot gak tuh? Dan, itu terjadi tidak hanya pada 1 blog yang saya kelola.

Disisi lain, ketika menggunakan TLD justru hasilnya malah sebaliknya. Mendaftar dan diterima Google Adsense dalam sehari. Kondisi blog pun sama dengan dengan yang pernah ditolak sebelumnya. Bahkan ada beberapa diantaranya yang tidak tidak sampai 500 kata.

Umur blog yang saya daftarkan saat itu pun ada yang baru 1 minggu-an dan ada juga yang baru beberapa hari. Waktu 6 bulan sendiri kalau tidak salah dikhususkan untuk akun yang masih sub-domain. Coba saja cari informasinya lebih lanjut yang telah dipublikasikan oleh Google. Takutnya saya keliru.

Jadi, kalau ingin diterima, coba saja membeli domain baru dan mengarahkan sub-domain lama ke domain tersebut. Meskipun ini tidak menjamin bahwa aplikasi pengajuan akun Adsense Anda akan berhasil seperti saya, tapi tetap patut untuk dicoba.

Alasan lainnya juga adalah ketika mendaftar dan diterima menggunakan blog TLD, maka iklan bisa ditampilkan disemua ekstensi domain (.com, .id, dan sebagainya) juga bisa Anda pasang di blogspot sekalipun. Jadi, untuk jangka panjang pun akan sangat mendukung jika ada niat untuk ternak blog atau menawarkan kerjasama joint venture (JV) ke pengelola blog lain.

Blog sudah TLD tapi masih ditolak terus?

Hening. Speechless saya kalau yang beginian. Apalagi jika Anda sudah merasa bahwa kontennya original buatan Anda sendiri. Bukan hasil copy paste. Tapi, jangan nyerah. Coba dan coba terus. Toh, Adsense bukan satu-satunya cara untuk monetisasi blog. Masih banyak alternatif penghasilan lainnya juga selain dari jaringan periklanan.

Namun jika demikian, coba melakukan pendaftaran menggunakan email lain. Meskipun tidak ngaruh apakah akan diterima, gak ada salahnya untuk dicoba.

Kalaupun masih menggunakan blogspot, menunggu 6 bulan juga sebenarnya lama banget tuh. PDKT aja tak selama itu. Pokoknya daftar saja dulu. Toh hal paling buruk yang akan dialami cuman adanya email penolakan saja, bukan email bahwa blognya di banned.

Oh ya, penjelasan diatas memang ada yang hanya asumsi pribadi. Jadi silahkan diabaikan jika memang tidak berguna. Namun, untuk diterima sebagai penayang iklan Adsense itu merupakan pengalaman pribadi. Lebih lanjut, silahkan klik pada link diatas mengenai pengalaman tersebut.

Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Merubah Ekstensi File di Windows 10

Format atau ekstensi file di laptop Anda pasti akan sangat beragam. File dokumen bisa memiliki ekstensi .docx jika menggunakan WPS Office ataupun Microsoft Office Word, .txt, .pdf, .xlsx untuk dokumen Excel dan masih banyak lagi. Begitu juga foto/gambar dengan format .jpeg, .jpg, .png, maupun .gif dan sebagainya.

Sangat variatif karena banyaknya jenis file yang ada.

5 Elemen Dasar Desain Eksterior Rumah atau Bangunan

Jika anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai apa itu desain eksterior untuk menciptakan rumah yang indah dan elegan tentunya harus memahami elemen-elemen yang menjadi dasar pembentuk sebuah bangunan tersebut. Elemen-elemen ini memiliki peran yang signifikan dalam mewujudkan keindahan dan fungsi yang tepat sehingga suatu bangunan menjadi seimbang sesuai dengan penggunaan material yang akan digunakan serta model dan gaya yang diinginkan.

Cara Agar Ikon Folder Tidak Menampilkan Thumbnail File Didalamnya

Di Windows 10 dan versi sebelumnya, ketika menampilkan ikon folder dalam ukuran yang besar (large) biasanya juga akan menjadikan isi folder tersebut sebagai bagian dari bagaimana folder ditampilkan ke pengguna. Misalnya isi folder Anda adalah beberapa foto. Maka salah satu diantara foto tersebut akan menjadi thumbnail dari tampilan folder. Ikon folder yang awalnya seperti hanya terdiri dari 1 warna kemudian bercampur dengan berbagai warna bahkan foto yang ada didalamnya.