Kartu Nama; Modal Kecil Untuk Meningkatkan Jumlah Pelanggan Bisnis

Kalau versi bulenya disebut Business Card. Pada banyak kesempatan, saya sendiri sering menanyakan ke pemilik bisnis baik toko maupun kios kecil dan juga penyedia jasa mengenai apakah mereka memiliki kartu nama atau tidak.

Alasan utama saya menanyakan hal tersebut adalah adanya ketertarikan terhadap produk maupun jasa yang mereka tawarkan. Dan berbicara mengenai interest, tentu ada peluang besar bagi saya untuk membeli produk atau memakai jasa yang ditawarkan. Terkadang juga berpikir untuk menjalin kerjasama jika memungkinkan.

Kenapa harus menggunakan kartu nama?

Saya paham bahwa dunia semakin canggih. Hanya dengan bermodalkan hp Android saja plus koneksi internet, kita sudah bisa mendapatkan berbagai informasi bisnis yang dibutuhkan. Terutama mengenai produk dan harga, bagaimana cara menghubungi pihak penjual, dan sebagainya.

Namun, melihat diri saya yang tidak serta-merta dapat meninggalkan cara konvensional, maka kehadiran sebuah kartu nama lebih membantu dibandingkan dengan metode modern saat ini.

Akses internet juga dibatasi oleh Quota dan ketentuan waktu berlangganan. Jika belum berkesempatan membeli atau membayar, maka hp dan laptop semahal apapun tetap saja tidak bisa diperintahkan untuk terkoneksi ke jaringan.

Tidak setiap toko yang saya masuki juga saya mintai kartu nama ini. Karena saya melakukannya karena satu hal saja yang telah disampaikan di awal, ketertarikan.

Entah sebab penawaran produk dan jasanya menggiurkan, harga yang murah, kualitas barang dan pelayanan yang tidak bisa didapatkan di tempat lain, dan sebagainya.

Satu hal yang saya tahu pasti, ketika saya (dan mungkin juga orang lain) menanyakan tentang kartu nama bisnis Anda, berarti kami menaruh perhatian yang lebih terhadap bisnis yang Anda kelola tersebut. Itu saja.

Kabar baiknya adalah, perhatian yang lebih ini nantinya bisa terwujud dalam bentuk pembelian barang/layanan serta berpotensi menjadi pelanggan baru dan setia. Bisnis mana yang tidak senang ketika mampu mewujudkan itu semua?

Nanti, baca ini juga ya: Menaikkan Harga Barang Demi dan Karena Apa?

Biaya yang dikeluarkan untuk membuatnya pun sangat murah (kecil). Hanya dengan bermodalkan puluhan ribu saja Anda sudah mampu memiliki setidaknya 100 lembar kartu bisnis. Kartunya sendiri biasanya akan kita simpan di dalam dompet yang bisa dibawa kemana-mana. Kalaupun sudah banyak, biasanya menyimpannya di tempat khusus di rumah.

5 informasi utama yang dibutuhkan dalam kartu nama

Saya tidak begitu berpengalaman mengenai dunia desain grafis terkait pembuatan kartu ini. Namun, dengan mengetahui informasi apa saja yang biasa saya manfaatkan didalamnya, mungkin akan bisa membantu Anda untuk merencanakan materi desain yang akan dicetak nantinya.

Informasi-informasi yang saya maksudkan ini, inti sebenarnya hanya satu saja yaitu bagaimana cara menghubungi Anda (konektivitas). Secara sederhana, poin-poinnya terbagi menjadi 5 yaitu:
  1. Alamat E-mail
  2. Akun media sosial
  3. Akun aplikasi pengirim pesan (messenger: Whatsapp, Line, dan sebagainya)
  4. Nomor telepon yang bisa dihubungi dan dikirimi pesan singkat (SMS)
  5. Alamat bisnis Anda
Kelima daftar diatas pada dasarnya merupakan bantuan bagi calon pelanggan untuk menjangkau Anda dengan mengkombinasikan antara metode online dan offline. Dan, hal tersebut diperlukan jika Anda mengingkan agar bisnis Anda berpeluang untuk lebih berkembang lagi.

Bayangkan jika si calon pembeli tidak memiliki koneksi internet namun sudah memiliki kartu nama Anda karena pernah berkunjung sebelumnya. Maka kemungkinan terbesarnya adalah akan menghubungi nomor yang tertera (telepon langsung/SMS) dan bahkan datang langsung ke toko bermodal alamat pada kartu nama tersebut.

Sederhana dan hanya membutuhkan modal yang kecil untuk membuka peluang yang lebih besar dalam mengembangkan bisnis.

Terkait poin 1-4 diatas, yang perlu Anda dan mungkin juga karyawan Anda lakukan adalah dengan tetap standby memantau ke-4 akun tersebut. Jangan sampai sudah tertera di kartu nama, namun malah tidak pernah sekalipun dilihat.

Pelanggan sudah kirim SMS namun malah tidak ada balasan atau lama dalam waktu meresponnya. Sebagaimana pengalaman saya yang dibalas SMS-nya berhari-hari. Jangan demikian. Kalau sudah memutuskan untuk mengisi kartu nama dengan berbagai cara menghubungi Anda, berarti secara otomatis Anda juga telah memutuskan untuk melakukan berbagai cara dalam meresponnya.

Berdasarkan pengalaman, kartu bisnis yang masih saya simpan selama ini, pada kenyataannya masih pula berlangganan disana (tidak semuanya). Tentu saja ini akan menjadi trend positif bagi pemilik bisnis itu sendiri. Meskipun memutuskan untuk menjadi pelanggan banyak faktor yang mempengaruhi, namun pastikan bahwa mengunakan kartu bisnis merupakan salah satu diantaranya jika memungkinkan.

Anyway, bisnis yang punya kartu nama itu, cukup keren juga loh. hehehe.

Demikian artikel sederhana ini. Semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon