Cara Non-Aktifkan Aplikasi Pada StartUp Windows 10 Biar Kecepatan Laptop dan PC Lancar Jaya

Cara Non-Aktifkan Aplikasi Pada StartUp Windows 10 Biar Kecepatan Laptop dan PC Lancar Jaya

StartUp pada proses Windows 10 dan versi sebelumnya biasanya merujuk pada aplikasi atau software yang berjalan secara otomatis ketika kita baru menyalakan laptop atau PC. Semakin banyak aplikasi yang berjalan, maka semakain lama (berat) pula proses booting menuju Desktop.

Jadi jangan heran kalau laptop Anda terasa lemot jika dihidupkan karena terkait kecepatan, salah satunya dipengaruhi oleh hal ini.

Tapi tenang saja. Mudah kok untuk mengatasinya. Bisa dengan menggunakan aplikasi bawaan dari Windows itu sendiri maupun software tambahan lainnya.

Jika memakai bawaan dari Windows, pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah dengan membuka atau mengakses Task Manager. Ada 2 cara paling umum untuk membukanya yaitu dengan melakukan klik kanan pada taskbar windows atau bisa juga dengan menggunakan shortcut Ctrl + Alt Delete pada keyboard.

Nonaktifkan aplikasi startup Windows 10 melalui Task Manager
Jika sudah terbuka seperti gambar diatas, silahkan langsung pilih pada salah satu aplikasi yang tidak ingin dijalankan saat booting dan klik kanan lalu pilih Disable. Bisa juga langsung memilih aplikasi dan menekan opsi disable pada bagian bawah kanan tanpa harus melakukan klik kanan ini.

Pada gambar diatas, juga tampak berapa lama BIOS memerlukan waktu untuk logon. Di laptop saya sendiri sekitar 6.3 detik (6.3 seconds). Di laptop Anda, aplikasi yang berjalan ini bisa lebih dari apa yang saya tampilkan diatas. Jadi, silahkan dicek terlebih dahulu.

Sebagai tambahan, kategori aplikasi yang bisa Anda non-aktifkan saat startup adalah sebagai berikut:
  • Jarang digunakan.
  • Bukan bawaan Windows. Jika merupakan default dari Windows, mohon diperhatikan dengan baik. Setidaknya Anda sendiri tahu apa pengaruhnya jika di non-aktifkan.
  • Kalaupun ada aplikasi yang sering digunakan, apakah itu perlu untuk dimuat saat laptop dinyalakan? Jika tidak, disable saja.

Selain menggunakan cara diatas, saya pribadi juga menyarankan untuk menggunakan CCleaner. Tidak hanya untuk menghemat hard disk laptop memakai CCleaner ini, namun juga memiliki fitur untuk menonaktifkan startup bahkan menghapusnya jika diperlukan.

Lihat saja foto diatas dimana hanya terdapat 4 aplikasi saja. Hal ini karena beberapa perangkat lunak lainnya telah saya hapus menggunakan CCleaner. Nanti baca juga yang ini ya: 2 Cara Non-Aktifkan Update Otomatis Windows 10

Jika startup aplikasi ingin diaktifkan kembali, tinggal menggunakan cara yang sama sebagaimana yang diinformasikan diatas. Hanya tinggal merubahnya saja yang mana tadinya statusnya adalah disable, diubah menjadi Enable (Aktif).

Dan selesai.
Semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon