Langsung ke konten utama

5 Cara Mengurangi Kebiasaan Menggunakan Jejaring Sosial

Cara mengurangi kebiasaan menggunakan jejaring sosial yang dimaksudkan adalah tertuju pada terlalu aktifnya seseorang untuk memposting di akun sosial medianya hampir setiap saat. Terutama postingan dalam bentuk foto atau gambar yang sebenarnya tidak ada manfaatnya sama sekali.

Kurangi penggunaan jejaring sosial

Misalnya, banyak saya temukan dalam sekali posting, berisi hingga beberapa gambar yang isinya mukanya tok. Entah biar kelihatan cantik atau tampan, atau karena hal lainnya.

Yang jelas kalau diperhatikan, gak ada faedahnya untuk hidupnya sendiri. Apalagi bagi orang lain.

Juga, ini merupakan cara agar waktu yang kita miliki lebih dimanfaatkan se-efisien mungkin untuk hal-hal yang lebih produktif. Tidak hanya, sedikit-sedikit posting. Sedikit-sedikit posting. Apalagi hal yang itu-itu saja. Kalau dahwah sih, saya justru malah akan mendorong semangat yang demikian. Tapi, ketika penggunaan jejaring sosial hanya sebatas numpang eksis selama berbulan-bulan bahkan tahunan, saya rasa sangat tidak berguna dibanding waktu yang telah kita habiskan. Belum termasuk biaya internet yang juga sangat tidak murah.

Berdasarkan penelitian, (sebagai contoh) penggunaan Facebook saja ternyata bisa membuat Anda sedih. Alih-alih ikut meramaikan dan senang-senang di dunia online, bukannya tambah bahagia justru malah sebaliknya.

Jadi mulai sekarang dan seterusnya, mari sama-sama mengingatkan hal ini. Saya juga belum bisa lepas sepenuhnya namun sudah berusaha secara perlahan membatasi dan juga mengurangi keaktifan di jejaring sosial dan fokus pada hal-hal yang saya anggap lebih baik dan juga produktif.

Untuk itu, dalam artikel ini akan dibagikan cara dalam mengurangi "ketagihan" dalam penggunaan berbagai jejaring sosial secara umum. Semoga mudah dan tentunya praktis untuk bisa sesegera mungkin dilakukan.

1. Ingat untuk selalu keluar (logout)

Kalau jejaring sosial yang digunakan sampai mengharuskan Anda untuk memasang aplikasinya, sudah ada berapa aplikasi yang Anda install di hp saat ini?

Hal ini akan semakin membuat Anda berlama-lama dan akan berpeluang untuk membukanya kembali karena beragam notifikasi yang akan Anda dapatkan. Bahkan pekerjaan utama Anda bisa sedikit teralihkan dengan adanya notifikasi ini.

Hal yang bisa Anda lakukan adalah ingatlah untuk selalu keluar dari aplikasi-aplikasi tersebut agar konsentrasi Anda tidak terganggu. Apalagi jika notifikasi-notifikasi yang muncul sebenarnya bukanlah hal yang urgent atau sangat penting untuk segera dibuka.

Jika memutuskan untuk menghapus aplikasinya, toh Anda tetap bisa mengaksesnya menggunakan browser.

Kalaupun aplikasi-aplikasi yang sudah ada tidak ingin Anda uninstall, setidaknya dengan menonaktifkan notifikasinya juga adalah hal yang menurut saya juga akan sangat membantu.

2. Aktifkan batas penggunaan internet, batasi diri Anda!

Selain bisa menghemat data internet, langkah ini juga akan sangat bermanfaat dalam perencanaan penggunaan data dalam kurun waktu tertentu secara keseluruhan. Baik harian, mingguan maupun bulanan.

Pada opsi Data Usage (penggunaan data) di menu pengaturan hp Anda, bisa diperhatikan aplikasi mana saja yang paling banyak menggunakan data internet langganan Anda. Dari sini, Anda sudah bisa tahu kenapa internet yang Anda beli bisa cepat habis. Bahkan mungkin akan sangat terkait dengan melakukan langkah pada poin 1 diatas jika memang aplikasi jejaring sosial lebih banyak menguras data internet yang sudah sangat mahal Anda beli.

Karena itu, akan lebih baik untuk membatasi penggunaan internet harian Anda sehingga jika ada notifikasi pesan mengenai hal terkait, diharapkan bahwa Anda juga mungkin akan sadar untuk keluar dari jejaring sosial yang Anda sedang aktif saat ini.

Media sosial seperti Facebook, Twitter dan juga Instagram bisa begitu menguras data internet karena menampilkan gambar dan juga mendukung aktivitas menonton video dimana kita tahu bersama bahwa fitur pendukung tersebut akan sangat cepat menghabiskan kuota. Dan yang lebih penting lagi adalah, selain banyak konten yang menarik, maka Anda pun akan semakin berlama-lama disana. Entar malah mau nyuci piring atau pakaian saja sudah tidak ingat lagi gara-gara teralihkan selama berjam-jam.

Malah mengganggu aktivitas utama dan sebenarnya penting dalam kehidupan keseharian Anda, bukan?

3. Membuat dan menulis di blog

Entah Anda akan setuju atau tidak, namun saya sendiri memanglah melakukannya. Saya merasakan manfaat bahwa dengan membuat dan menulis di blog, maka secara perlahan aktivitas di jejaring sosial pun semakin berkurang. Terutama untuk hal-hal yang tidak berfaedah jika dibanding sebelumnya.

Ketika memiliki blog pun, saya justru menganggapnya sebagai sebuah aset online dimana hal ini tidak saya rasakan ketika memiliki akun media sosial.

Kemampuan dalam menulis juga perlahan-lahan diasah dimana sebenarnya hal ini juga merupakan sebuah skill yang membantu saya mendapatkan penghasilan. Dan dalam dunia kerja yang saya geluti saat inipun sangat mendukung.

Anda memanglah tetap bisa menulis di media sosial, namun dengan begitu banyaknya notifikasi dan juga aktivitas chatting, maka kegiatan menulis seolah secara sengaja dibatasi. Dalam artian bahwa peluang untuk berekspresi dan mengeksplorasi topik tulisan tidak begitu terbantu.

Karena sosial media bukan untuk itu meskipun juga harus diakui bahwa sosial media merupakan salah satu wadah bagi penggunanya untuk mulai menulis. Menulis status misalnya.

Menulis di blog adalah juga bagian dari pengembangan hobi menulis saya. Jadi jika Anda memiliki hobi yang tidak sama, baiknya fokus untuk mengembangkan hobi tersebut.

4. Tantang diri Anda!

Jika memang berencana untuk lebih produktif lagi dimana salah satu caranya adalah mengurangi ketagihan dalam penggunaan sosial media, bagi saya itu sudah menjadi bagian dari Anda mau menantang diri sendiri.

Tapi jangan berhenti disitu saja. Coba gunakan alarm dengan pengaturan waktu tertentu hanya untuk berada di sosial media, kuatkah Anda?

Atau apakah Anda bisa hanya mengaksesnya dalam waktu-waktu tertentu saja? Misalnya jam berapa dan berapa lama dalam sehari maupun seminggu untuk membuka Instagram. Kira-kira mampukah Anda untuk tetap konsisten terhadap jadwal yang Anda buat sendiri?

Dari sana Anda sudah bisa mengukur dan mengevaluasi diri Anda terkait strategi untuk produktif dalam hal lain selain ber-sosial media ria tanpa batas.

Dan Anda pun bisa memilah mana cara yang sesuai yang bisa tetap Anda terapkan dan mana yang tidak berhasil untuk kemudian mencari jalan lainnya.

5. Motivasi, motivasi, dan tetap motivasi diri Anda!

Persoalan sosial media itu mungkin tidak akan membuat Anda kehilangan kesempatan dalam hidup, meskipun itu juga memiliki andil dalam melewatkan kesempatan berharga bagi diri Anda.

Hidup Anda itu berharga!

Jadi bersikaplah bahwa memang hal itu pantas untuk Anda dapatkan. Berlama-lama di Facebook (misalnya) yang bukan untuk urusan bisnis online hanya sekedar untuk like, comment hal-hal yang terkait "yang penting eksis" khawatirnya hanya akan membuang-buang waktu saja.

Tekankan diri Anda bahwa Anda pasti bisa melakukan yang jauh lebih baik dari itu, baik di media lainnya secara maya maupun di dunia nyata sekalipun. Anda dilahirkan di dunia untuk alasan tertentu. Dan hal itu bisa kita ketahui dengan menyingkirkan hal-hal yang menyita waktu secara percuma.

Berikan secara terus-menerus dorongan pada diri Anda. Tidak hanya untuk terlepas dari cengkeraman sosial media yang kegiatannya itu-itu saja, namun juga dalam menemukan makna kehidupan yang lebih universal bagi kehidupan Anda dengan lebih bijak lagi memanfaatkan waktu.

Secara praktis, Anda bisa memulainya dengan memberikan sugesti positif pada diri Anda dengan mengatakan bahwa:

"Saya pasti bisa menyelesaikan tugas ini (sebut kegiatannya) hari ini."

Dan pastikan bahwa media sosial bukan bagian dari kegiatan tersebut kecuali Anda ingin menghindarinya, melakukan hal yang lebih bermakna di dalamnya, atau kegiatan utama lain dalam kehidupan nyata Anda.

Lakukan itu secara perlahan dan konsisten, maka semoga kehidupan yang lebih baik pada mental dan fisik Anda bisa diraih.

Masih banyak cara lain yang bisa Anda lakukan dalam menghindari sisi adiktif penggunaan jejaring sosial untuk bisa lebih fokus lagi melakukan hal-hal positif dan produktif lainnya. Dan 5 hal diatas bisa Anda coba gunakan saat ini juga.

Baca juga: Sindrom FoMO - Sedikit Perilaku Kita Saat ber-Media Sosial Ria

Apakah Anda punya strategi lainnya? Silahkan berbagi lewat komentar atau bagikan artikel ini untuk menginspirasi teman Anda lainnya. Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Merubah Ekstensi File di Windows 10

Format atau ekstensi file di laptop Anda pasti akan sangat beragam. File dokumen bisa memiliki ekstensi .docx jika menggunakan WPS Office ataupun Microsoft Office Word, .txt, .pdf, .xlsx untuk dokumen Excel dan masih banyak lagi. Begitu juga foto/gambar dengan format .jpeg, .jpg, .png, maupun .gif dan sebagainya.

Sangat variatif karena banyaknya jenis file yang ada.

5 Elemen Dasar Desain Eksterior Rumah atau Bangunan

Jika anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai apa itu desain eksterior untuk menciptakan rumah yang indah dan elegan tentunya harus memahami elemen-elemen yang menjadi dasar pembentuk sebuah bangunan tersebut. Elemen-elemen ini memiliki peran yang signifikan dalam mewujudkan keindahan dan fungsi yang tepat sehingga suatu bangunan menjadi seimbang sesuai dengan penggunaan material yang akan digunakan serta model dan gaya yang diinginkan.

Cara Agar Ikon Folder Tidak Menampilkan Thumbnail File Didalamnya

Di Windows 10 dan versi sebelumnya, ketika menampilkan ikon folder dalam ukuran yang besar (large) biasanya juga akan menjadikan isi folder tersebut sebagai bagian dari bagaimana folder ditampilkan ke pengguna. Misalnya isi folder Anda adalah beberapa foto. Maka salah satu diantara foto tersebut akan menjadi thumbnail dari tampilan folder. Ikon folder yang awalnya seperti hanya terdiri dari 1 warna kemudian bercampur dengan berbagai warna bahkan foto yang ada didalamnya.