Langsung ke konten utama

Artikel Blog Tidak Muncul di Google, Apa yang Harus Dilakukan?

Salah satu bagian terpenting setelah selesai mempublikasikan artikel di blog adalah mengetahui bahwa artikel tersebut sudah muncul atau terindeks di mesin pencari seperti Google. Namun, mungkin masih banyak yang belum mengetahuinya, terutama blogger pemula.

Saya pun kerap menyepelekan tahapan ini, terutama pada blog-blog dimana saya hanya fokus menulis saja dan berharap bahwa Google akan mengindeksnya secara otomatis. Harapan tersebut bermula ketika beberapa artikel di blog saya muncul secara otomatis di Google tanpa saya melakukan apapun.

Alhasil, saya tidak begitu peduli lagi untuk melakukan langkah manual yaitu memberitahukan robot crawler Google untuk melakukan indeks terhadap URL dari artikel yang saya publikasikan.

Artikel ini dilatarbelakangi oleh berbagai artikel yang sudah dipublikasikan di blog ini. Namun, karena sudah agak lama saya tidak lagi mengurusnya—ternyata ada puluhan artikel yang belum terindeks sama sekali.

Tampilan sitemap google search console lama mengenai jumlah link artikel yang sudah dan belum terindeks
Bahkan, artikel pertama blog ini pun tidak muncul di Google padahal sudah dipublikasikan berbulan-bulan. Beginilah nasib blog yang tidak begitu saya anggap. Selalu saya biarkan terbengkalai. Jangankan untuk membuatnya terkenal, indeks artikel saja tidak begitu saya pedulikan.

Kenapa artikel yang sudah Anda publikasikan harus muncul atau terindeks di mesin pencari seperti Google?

Sampai tulisan ini dipublikasikan, kita tahu bersama bahwa mesin pencari dengan jumlah pengguna terbesar di dunia adalah Google. Kebanyakan pengguna internet tentunya melakukan pencarian informasi menggunakan Google.

Dengan begitu, jika artikel Anda muncul di mesin pencari Google, maka peluang untuk mendapatkan pengunjung berkualitas dari Google pun semakin besar.

Sepenting apapun tulisan di blog Anda, jika tidak diindeks di Google, maka tidak akan banyak yang mengetahuinya. Kalaupun akan ada yang membacanya, paling sumber pengunjungnya berasal dari media sosial seperti Facebook, Twitter, dan sebagainya karena Anda pernah membagikan link artikel tersebut disana.

Namun, jika Anda mengharapkan bahwa mayoritas trafik blog harus bersumber dari mesin pencari, maka Anda harus bisa memastikan bahwa link atau URL setiap artikel yang Anda publikasikan di blog tersebut terindeks dengan baik.

Cara mudah agar link setiap artikel di blog Anda diindeks atau muncul di Google

Yang harus Anda ketahui dahulu adalah bagaimana cara mengetahui bahwa link artikel yang kita publikasikan sudah muncul atau tidak di Google. Biasanya, akan ada 2 cara untuk mengeceknya yaitu buka Google.com lalu ketikkan site:URL artikel atau info:URL artikel.

Contoh: site:https://pinkfavor.blogspot.com/2019/12/cara-agar-blog-diindeks-google.html

Dengan menggunakan cara diatas, jika link artikel tersebut muncul dan dapat di klik, maka itu berarti bahwa artikel Anda sudah muncul di Google. Namun, jika tidak muncul hasil pencarian apapun, berarti Anda harus mengusahakan agar link artikel yang ada agar terindeks.

Dan saya akan menunjukkan caranya dalam artikel ini. Gampang kok. Syarat utamanya adalah pastikan blog Anda sudah didaftarkan di Google Search Console. Jika belum, ya daftarkan dulu blog Anda. Tapi, di artikel ini saya tidak akan memberikan tutorial mendaftarkannya ya. Sederhana dan mudah kok daftarnya itu.

Panduan yang akan saya berikan nanti adalah menggunakan Google Seacrh Console dengan tampilan terbarunya ya. Soalnya lebih mudah dan juga cukup singkat dibandingkan tampilan sebelumnya. Berikut tahapan-tahapannya agar artikel Anda terindeks di Google:

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan meng-copy URL artikel yang belum terindeks baik artikel yang baru dipublikasikan maupun artikel yang sudah lama ada namun belum juga terindeks.

Setelah itu, silahkan Anda langsung masuk ke Google Search Console yang baru. Pada bagian menu sebelah kiri, terdapat fitur URL Inspection yang akan mengarahkan Anda pada kotak bagian atas tempat menempelkan (paste) url yang baru saja Anda copy.

Menempelkan link artikel yang akan diindeks di Google Search Console

Atau Anda juga bisa langsung paste saja link url artikel tanpa harus memilih URL Inspection tersebut.

Jika Anda sudah selesai paste link artikel yang akan diindeks, langsung saja klik Enter pada keyboard untuk memulai prosesnya. Saat proses berjalan, jangan melakukan klik pada bagian dalam layar Anda di search console tersebut karena hal itu akan menghentikan proses yang berjalan secara otomatis.

Jika prosesnya berjalan lancar, maka akan muncul tampilan sebagai berikut.

Cara agar link artikel muncul di Google menggunakan URL Inspection

Hasil menunjukkan bahwa link tersebut belum muncul di Google (URL is not on Google) alias belum terindeks.

Pada bagian TEST LIVE URL, fitur tersebut berfungsi untuk memeriksa apakah link url yang akan Anda indeks tersebut bisa dimunculkan atau tidak. Dan pada bagian bawahnya yaitu Request Indexing berfungsi untuk meminta mesin pencari agar melakukan indeks pada link url yang Anda masukkan sebelumnya.

Berdasarkan pengalaman saya, Anda bisa memilih untuk memilih atau melakukan test live url dahulu lalu kemudian memilih request indexing. Atau Anda juga bisa langsung klik pada request indexing saja karena dalam prosesnya juga akan secara otomatis melakukan tes pada live url.

Silahkan tunggu prosesnya sampai selesai dan jangan klik di bagian dalam layar search console seperti yang saya sarankan sebelumnya. Setelah itu, akan muncul kotak dialog apakah link url artikel sudah berhasil untuk dilakukan proses pengindeksan nantinya atau tidak.

Permintaan indeks link artikel berhasil dan akan muncul di Google

Dengan cara diatas, biasanya url yang tadinya belum terindeks, dalam hitungan menit sudah akan muncul di Google jika Anda mengeceknya menggunakan cara yang saya perlihatkan diatas. Jika belum, ditunggu saja.

Yang penting hasil proses tersebut sudah memunculkan informasi bahwa URL Inspection berhasil dilakukan. Biasanya tanda (i) yang sebelumnya dalam lingkaran berwarna abu-abu akan berubah menjadi tanda centang dan lingkarannya berwarna hijau.

Baca juga: Umur Blog Belum 6 Bulan, Haruskah Mendaftar Adsense?

Demikian cara yang saya lakukan agar artikel di blog bisa muncul atau terindeks di Google. Baik untuk artikel baru maupun yang sudah beberapa bulan yang lalu dipublikasikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Merubah Ekstensi File di Windows 10

Format atau ekstensi file di laptop Anda pasti akan sangat beragam. File dokumen bisa memiliki ekstensi .docx jika menggunakan WPS Office ataupun Microsoft Office Word, .txt, .pdf, .xlsx untuk dokumen Excel dan masih banyak lagi. Begitu juga foto/gambar dengan format .jpeg, .jpg, .png, maupun .gif dan sebagainya.

Sangat variatif karena banyaknya jenis file yang ada.

5 Elemen Dasar Desain Eksterior Rumah atau Bangunan

Jika anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai apa itu desain eksterior untuk menciptakan rumah yang indah dan elegan tentunya harus memahami elemen-elemen yang menjadi dasar pembentuk sebuah bangunan tersebut. Elemen-elemen ini memiliki peran yang signifikan dalam mewujudkan keindahan dan fungsi yang tepat sehingga suatu bangunan menjadi seimbang sesuai dengan penggunaan material yang akan digunakan serta model dan gaya yang diinginkan.

Cara Agar Ikon Folder Tidak Menampilkan Thumbnail File Didalamnya

Di Windows 10 dan versi sebelumnya, ketika menampilkan ikon folder dalam ukuran yang besar (large) biasanya juga akan menjadikan isi folder tersebut sebagai bagian dari bagaimana folder ditampilkan ke pengguna. Misalnya isi folder Anda adalah beberapa foto. Maka salah satu diantara foto tersebut akan menjadi thumbnail dari tampilan folder. Ikon folder yang awalnya seperti hanya terdiri dari 1 warna kemudian bercampur dengan berbagai warna bahkan foto yang ada didalamnya.