$500 per Bulan Jualan Stok Foto, Apa yang Dibutuhkan?

$500 per Bulan Jualan Stok Foto, Apa yang Dibutuhkan?

Mendapatkan penghasilan $500 per bulan dari jualan stok foto bukan lagi menjadi hal yang mustahil untuk dilakukan. Bahkan, banyak yang sudah bisa mendapatkan lebih dari nilai dollar tersebut. Namun, sudah tahukah Anda bahwa untuk bisa seperti itu, tentu saja ada hal yang harus dilakukan yang mungkin belum banyak orang ketahui?
Penghasilan dari jualan foto online
Entah Anda adalah fotografer profesional yang sedang mencari sumber penghasilan baru maupun seseorang yang menjadikan fotografi sebagai hobi dan mulai meliriknya sebagai sumber penghasilan sampingan, menjual stok fotografi secara online di berbagai situs sudah bertahun-tahun bisa dilakukan.

Apa saja yang dibutuhkan untuk mendapatkan penghasilan $500 per bulan dari jualan stok foto?

Inspirasi tulisan kali ini bersumber dari apa yang sudah dipublikasikan di makeuseof.com pada 2017 silam yang mewawancarai James Wheeler, seorang fotografer yang secara rutin mendapatkan penghasilan ratusan Dollar per bulan kala itu melalui jaringan website berbasis microstock untuk menjual karyanya secara online.

Perlu diketahui juga bahwa sejak tahun 2009, James Wheeler mulai melirik dunia fotografi secara lebih serius dengan membeli kamera DSLR yang bisa dikatakan khusus untuk pemula waktu itu serta menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menekuni dan mempelajari dunia fotografi itu sendiri.

Apakah ada hal yang Anda sadari dari penjelasan tersebut? Yaitu pentingnya profesionalitas dan juga pengetahuan terhadap apa yang ia lakukan. Tidak asal saja.

Berikut apa yang bisa Anda pelajari untuk bisa mendapatkan penghasilan $500 per bulan atau bahkan lebih dari hasil berjualan stok foto secara online.

1. Tetap realistis dan jangan memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi

Ekspektasi terlalu tinggi dari jualan foto online
Kita sudah tentu tahu bahwa terkadang harapan bisa sangat membutakan dan mengecewakan. Apalagi dalam hal mendapatkan penghasilan dari situs jual-beli stok fotografi dimana persaingannya sangat tinggi karena mencakup jutaan karya fotografer dan pengguna hampir di seluruh dunia.

Meskipun harus diakui bahwa ternyata James Wheeler berhasil mendapatkan penghasilan di bulan pertama setelah mengunggah berbagai foto, berharap bahwa Anda juga akan mendapatkan hasil yang sama tentu saja sedikit berlebihan.

Optimis boleh, namun waktu disaat ia mengunggahnya dan juga kualitas fotonya tentu tidak akan pernah sama. Apalagi jika sampai berharap untuk menjadikan aktivitas ini sebagai pekerjaan full-time sedangkan Anda sendiri mungkin adalah pemula.

Keberhasilan yang diperoleh James Wheeler tersebut bagi saya terbilang sangat langka dimana kontributor foto sudah bisa mendapatkan penghasilan setelah bulan pertama bergabung.

Namun, jangan juga menganggap terlebih dahulu bahwa situs microstock adalah juga sebagai saluran penghasilan pasif secara online dimana semakin banyak Anda mengunggah banyak foto, maka grafik penghasilan Anda juga akan meningkat.

Disaat tingkat kompetisi seperti saat ini yang semakin besar, Anda tidak hanya butuh mengupload banyak gambar saja. Anda butuh untuk bekerja ekstra untuk mengunggah lebih banyak foto yang berkualitas. Pada tahapan ini, kuantitas dan kualitas berjalan beriringan satu sama lain.
Bacaan lain: Cara Membalik atau Merubah Arah Gambar Menggunakan Paint
Tidak ada sedikit pun maksud saya untuk menurunkan semangat Anda dalam menjual foto di berbagai situs microstock. Hanya saja, terkadang kita memiliki imajinasi yang berlebihan terhadap sesuatu, apalagi yang menyangkut uang dan menurut saya hal itu perlu untuk dikendalikan.

2. Potret sebanyak mungkin foto yang berkualitas

Memperbanyak portofolio gallery saat jualan foto online
Saya baru saja mengatakan bahwa Anda akan butuh untuk mengunggah lebih banyak foto yang berkualitas. Dan itulah portofolio akun Anda. Apalagi, masing-masing situs microstock memiliki standarnya sendiri-sendiri mengenai kualitas sebuah foto yang akan diterima untuk bisa dijual di platform yang disediakan.

Bahkan kala itu, James Wheeler sendiri telah mengalami penolakan dimana sekitar 750 gambarnya tidak diterima dan hanya 350 foto saja yang dianggap layak. Artinya, setidaknya harus ada 1.100 foto yang harus ia hasilkan dimana hampir sebagiannya tidak akan mendapatkan penghasilan apapun karena adanya penolakan tersebut.

Itulah pentingnya kenapa Anda harus memperbanyak referensi mengenai jenis dan kualitas foto yang bisa diterima dan yang tidak. Dan tempat terbaik untuk melakukannya adalah dengan membaca pedoman kualitas di situs yang akan menjadi tempat Anda menjual foto.

Dan jika diperlukan, Anda tidak hanya akan memerlukan dana untuk membeli kamera profesional atau setidaknya DSLR untuk level pemula, namun juga tidak menutup kemungkinan untuk mengikuti kursus atau pelatihan fotografi agar Anda lebih bisa menghasilkan foto yang berkualitas.

3. Ketahui foto mana saja yang sudah terbukti menghasilkan (banyak pembelinya)

Ketahui jenis foto populer yang banyak pembelinya
Jika Anda menggunakan Shutterstock dimana situs tersebut adalah microstock terpopuler, apa yang harus banyak kontributor foto pahami adalah mengenai alasan kenapa stok fotonya tidak banyak terjual di Shutterstock maupun microstock lainnya.

Secara sederhana, yang perlu dipikirkan adalah apakah foto yang akan dijual tersebut bernilai komersil atau tidak. Karena terkadang, meskipun fotonya sudah sangat berkualitas dibanding yang lain, bisa jadi tidak terjadinya penjualan karena memang tidak ada satu industri pun yang menginginkannya.

Oleh karena itu, Anda perlu untuk melakukan riset terlebih dahulu. Dan jika Anda menggunakan Shutterstock, pastikan untuk berlangganan lewat newsletter atau sesekali cek pesan masuk email Anda karena biasanya timnya sesekali mempublikasikan tentang suatu trend yang terjadi dan juga informasi mengenai foto dengan peminat yang banyak secara berkala.

Coba juga ikuti akun lain yang Anda kagumi atau bahkan yang menjadi kompetitor Anda dan lakukan hal yang sama dengan apa yang telah mereka lakukan. Amati, Tiru, Modifikasi (ATM).

4. Pastikan bahwa foto Anda lebih menonjol (stand out) dibanding lainnya

Menghasilkan foto unik dan berbeda dari yang lain untuk dijual online
Jika Anda sudah tahu akan memotret foto seperti apa, misalnya hasil mendapatkan ide yang bersumber dari kontributor lainnya tadi, James Wheeler menyarankan Anda untuk menjawab pertanyaan ini:
"Bisakah saya memotret subjek tersebut lebih baik lagi atau dengan cara yang berbeda?"
Jika Anda tidak bisa melakukannya, silahkan pilih untuk berpindah ke subjek foto inspirasi lainnya. Namun jika Anda sanggup, lakukan secepat yang Anda bisa untuk melihat apakah kualitas foto tersebut bisa diterima atau tidak.
Baca juga: Ide Bisnis Jasa Cetak Foto Polaroid Menguntungkan
Coba saja dulu.

5. Mau jual fotonya dimana?

Ada banyak pilihan microstock yang bisa Anda gunakan untuk mulai menjual karya fotografi. Dan beberapa yang sangat disarankan untuk Anda coba adalah sebagai berikut:

  1. Shutterstock
  2. iStockPhoto
  3. 500px
  4. Alamy
  5. Photoshelter
  6. Fotolia by Adobe

Karena nomor 1 merupakan pilihan paling populer, Anda bisa membuat akun saja dulu disana dan mulai mengunggah foto-foto Anda.

6. Ketahui cara sederhana bagaimana menjual stok foto

Ini bukan tentang bagaimana Anda akan melakukan promosi baik dengan Google Ads, Facebook Ads maupun menjual foto di situs microstock dengan memasang banner foto Anda di blog. Namun lebih kepada pentingnya pilihan Anda dalam membuat judul, memasukan deskripsi foto dan juga penggunaan keyword atau tag yang relevan dalam setiap foto yang Anda upload.

Karena pembeli foto akan mencari foto yang dibutuhkannya dengan mengetikkan kata kunci pada fitur pencarian yang disediakan di website tersebutmaupun ketika menggunakan mesin pencari.

Jadi hal pertama yang harus Anda sadari dalam menjual foto tersebut adalah bagaimana foto Anda bisa ditemukan dengan mudah. Kalau bisa masuk ke halaman 1 kolom pencarian website microstok untuk kata kunci yang digunakan pembeli atau bahkan halaman 1 Google.

7. Sabar dan tekun

Konsisten dalam berjualan foto online
Jika James Wheeler bisa mendapatkan penghasilan pertamanya setelah bergabung di bulan pertama, maka hal tersebut pun bisa terjadi pada siapapun. Namun, mungkin tidak akan dialami oleh setiap orang dan fakta mengatakan demikian.

Namun, mengetahui bahwa ada ratusan fotonya yang ditolak dan total ribuan gambar yang diuploadnya waktu itu, tentu saja dibutuhkan kesabaran dan juga ketekunan yang tinggi.

Jika saja ia berhenti ketika mengunggah 100 foto, maka bisa jadi penghasilan ratusan Dollar pun tidak akan pernah mendarat setiap bulan di akunnya. Atau bahkan tidak akan pernah ada pendapatan sama sekali dari jualan fotonya.


EmoticonEmoticon