5 Cara Mengajari Anak di Rumah Agar Mulai Peduli Pada Lingkungan

Ada begitu banyak pelajaran yang bisa diajarkan kepada anak-anak baik oleh orang tuanya sendiri maupun Anda yang sudah beranjak dewasa. Dan salah satu aspek yang juga penting untuk mereka ketahui adalah seberapa pentingnya menjaga kualitas lingkungan hidup karena suatu saat mereka juga akan merasakan manfaatnya.

Dan, rumah selalu bisa menjadi universitas utama bagi pendidikan anak-anak alih-alih hanya menyerahkan semuanya pada gurunya di sekolah.

Contoh cara mengajarkan anak di rumah tentang peduli lingkungan

Pentingnya orang tua untuk memberikan pelajaran lingkungan bisa menjadi alternatif selain bentuk pendidikan lainnya yang bisa mendekatkan dan mengeratkan hubungan kekeluargaan. Bahkan, ada beberapa atau malah banyak cara untuk melakukannya secara menyenangkan agar anak pun tidak merasa terbebani.

Contoh cara mengajarkan anak di rumah mengenai kepedulian terhadap lingkungan

Saya hanya akan memberikan beberapa contoh atau cara saja. Dan saya pikir, meskipun tidak begitu banyak yang bisa dilakukan, jika anak-anak bisa meneladaninya secara konsisten, maka 1 cara pun bisa sangat berguna bagi hidupnya kelak.

1. Ajari anak-anak untuk berkebun atau memelihara tanaman

Berkebun di rumah sebagai bagian mengajari anak untuk peduli lingkungan

Bagi banyak orang, berkebun adalah cara yang sangat menyenangkan untuk mengisi waktu luang secara produktif.

Dan jujur saja, anak-anak juga banyak yang menyukainya. Jika tempat tinggalmu berada di kawasan perkotaan yang tidak memiliki halaman atau cukup mustahil untuk memiliki kebun kecil, bisa diakali dengan membeli tanaman dalam pot mini yang akan dirawat didalam ruangan.

Akan cuku baik jika semua anggota keluarga memiliki masing-masing 1 tanaman yang akan dirawat.

Karena selain bermanfaat untuk lingkungan dan juga pemberian tanggung jawab kepada anak, keseruan lainnya adalah dengan berlomba-lomba tanaman siapa yang bagus pertumbuhannya untuk meningkatkan antusias anggota keluarga.

Menariknya, pelajaran seperti ini bisa dilakukan setiap hari sembari menjelaskan secara perlahan kepada anak mengenai kenapa tanaman harus disiram, seberapa banyak air yang dibutuhkan, manfaat tanaman itu sendiri dan sebagainya.

2. Beli tenda atau hammock untuk mulai berkemah di hunian tempat tinggal bersama anak-anak

Dalam membangun keakraban dengan anak, anggota keluarga terutama orang tua juga bisa tetap mengajarkan pentingnya lingkungan dengan memanfaatkan kegiatan berkemah di rumah menggunakan tenda kecil ataupun dengan membeli hammock yang cukup menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama anak-anak.

Berkemah menggunakan tenda atau hammock agar anak mengenal lingkungan

Silahkan pilih salah satu dari kedua alat tersebut kemudian tentukan untuk mengajari apa para pejuang kecil tersebut.

Bisa juga dimulai dengan menjelaskan pentingnya berkemah untuk mengenali lingkungan alam secara lebih dekat, apa manfaatnya untuk kesehatan dengan menghirup udara segar ketika berkemah dan masih banyak lagi.

Bahkan tidak menutup kemungkinan suatu saat keluarga Anda akan berlibur dengan memilih paket wisata perkemahan untuk lebih mendukung lagi kegiatan peduli lingkungan yang diajarkan ke anak-anak.

3. Mulai mengajari anak-anak mengenai cara membuang sampah yang baik dan benar

Persoalan sampah ini sudah menjadi isu di seluruh dunia sejak lama. Dan untuk melibatkan keluarga dalam hal tersebut, maka pendidikan dan pengenalan terhadap pengelolaan sampah sangat disarankan dimulai sejak dini.
Membuang sampah sebagai cara mengajari anak untuk mulai peduli lingkungan

Anda bisa memutuskan untuk membeli beberapa tong sampah yang kemudian akan menjadi tempat bagi mereka untuk mulai mengenai berbagai jenis sampah dan bagaimana memilah dan membuangnya dengan cara yang benar.
Baca juga: Urutan Berapa Indonesia Menyumbang Sampah Plastik Dunia?
Hal ini juga bisa menjadi awal bagi anak-anak untuk mengetahui mengenai metode pengelolaan sampah berupa reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali) dan recycle (daur ulang). Dan jangan lupa, Anda juga harus mencontohkannya secara langsung di sela-sela waktu luang Anda sendiri.

4. Kenalkan anak-anak dengan penggunaan air di rumah secara bijak

Cara ke-4 ini bisa sangat menantang namun juga sangat penting.

Air yang digunakan untuk mandi atau ketika anak-anak diajari untuk mencuci alat-alat dapur yang mereka gunakan biasanya sering di main-mainkan. Begitu juga di ruangan tempat mesin cuci berada, biasanya selang air selalu menjadi sasaran untuk dimainkan oleh mereka.

Memperkenalkan pentingnya menghemat air bagi anak

Jika Anda tidak pernah mengajari mereka bagaimana menghemat air agar juga bisa membantu mereka membeli tas baru ketika sekolah, baju baru ketika lebaran tiba dan lain sebagainya, jangan salahkan jika mereka tetap menyalakan kran air untuk bermain.

Jangan remehkan bahwa anak-anak tidak akan mengerti tentang hal itu. Meskipun butuh waktu, pendidikan seperti itu tidak hanya akan berguna bagi lingkungan saja, namun juga bagi perkembangan mereka ketika dewasa nantinya.

Bapak dan Ibu sekalian, kita yang orang dewasa saja kalau mencuci harus pintar-pintar menggunakan air di rumah. Disisi lain, masih banyak juga orang dewasa yang menyepelekan ini. Jadi jangan heran kalau ada saja yang protes kenapa tagihan listrik atau airnya cukup membengkak di akhir bulan.

Bisa jadi, kita pun belum menyadari hal ini dan memperkenalkannya kepada anak-anak di rumah adalah cara yang baik untuk mengatasi hal tersebut di masa depan.

5. Penggunaan listrik untuk tv, lampu dan sebagainya

Orang tua terkadang membiarkan anak-anak secara sengaja untuk menonton tv selama berjam-jam. Salah satu alasannya agar mereka tidak ribut ketika orang tua sedang mengerjakan sesuatu.

Padahal, selain terkadang tontonannya bisa merusak, orang tua juga kecolongan untuk lupa mengajarkan mereka mengenai penggunaan listrik.

Mengajari anak tentang penggunaan listrik di rumah

Setidaknya bisa dimulai dengan memberitahu anak-anak bahwa ketika ruangan tidak terpakai dan lampu menyala, maka listrik harus dimatikan, nonton tivinya jangan kelamaan dan lain sebagainya.

Bisa juga diingatkan mengenai alasan bagi anak-anak kenapa mereka harus melakukannya karena listrik harus dibayar dengan uang dan jika itu tidak dilakukan, bisa jadi mainan atau buku yang Anda janjikan untuk dibelikan tidak akan terwujud kalau menyalakan tivinya kelamaan.

Semoga bermanfaat. Share tulisan ini pada orang tua lainnya agar kita bisa lebih baik lagi dalam menjaga lingkungan hidup di masa depan.


EmoticonEmoticon