Rumahmu Sebagai Lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Privat

Sudah tahukah Anda bahwa rumah yang menjadi tempat tinggalmu saat ini bisa menjadi lahan yang juga dimanfaatkan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) Privat? Bahkan tanpa Anda sadari, hunianmu saat ini sudah diperuntukkan untuk itu.

Tapi sebelum itu, Anda sudah tahu belum apa itu RTH Privat?

Mengenal apa itu Ruang Terbuka Hijau (RTH) Privat

Untuk mulai mengenai mengenai apa itu RTH Privat, setidaknya ada 2 referensi utama yang bisa Anda jadikan pedoman menurut peraturan yang ada yaitu:

  1. Undang-Undang No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang.
  2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (PermenPU) No. 05 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan.
Berdasarkan pada referensi kedua yaitu PermenPU yang ada hingga tulisan ini dipublikasikan, Ruang Terbuka Hijau Privat adalah:
"RTH milik institusi tertentu atau orang
perseorangan yang pemanfaatannya untuk kalangan terbatas antara lain berupa
kebun atau halaman rumah/gedung milik masyarakat/swasta yang ditanami tumbuhan."
Jadi, baik itu rumah, kos-kosan, tempat usaha, dan berbagai bentuk lahan dan bangunan lainnya, selama ditanami tumbuhan, maka secara otomatis akan dianggap sebagai bagian dari RTH Privat.

Apa itu Ruang Terbuka Hijau (RTH) Privat

Yang perlu Anda ketahui adalah bahwa pemerintah sendiri sebenarnya melakukan survey secara berkala untuk mengidentifikasi sebaran RTH ini karena berdasarkan aturan yang sama, pemerintah bertanggung jawab untuk memenuhi kuota sebanyak 10% RTH Privat di perkotaan berdasarkan luas wilayahnya.

Jadi, seluas atau sesempit apapun wilayah suatu kota, 10% penggunaan lahannya adalah untuk Ruang Terbuka Hijau Privat. Berbeda dengan RTH Publik dimana proporsinya mencapai 20% dari luas wilayah.

Jika tempat tinggalmu saat ini memiliki taman dengan beberapa ragam tanaman yang terawat dengan baik, maka Anda sebenarnya sudah membantu menyelesaikan pekerjaan rumah pemerintah setempat.

Dan hunianmu tersebut tidak hanya sekedar tampil lebih baik dari segi estetika lingkungan dengan adanya taman dan tanaman serta manfaatnya terhadap kesehatan, tapi juga bermanfaat untuk membantu warga sekitar untuk sedikit merasakan hal yang sama.

Setidaknya, oksigen yang dihasilkan oleh tanaman tidak hanya dihirup oleh pemilik rumah yang memiliki taman tersebut, tetapi juga tetangganya sendiri.

Inilah pentingnya tanaman, karena yang menanam dan merawatnya mungkin hanya 1 orang, namun manfaatnya bisa membantu banyak orang bahkan lingkungan.

Oleh karena itu, jika tetanggamu memiliki taman, Anda bisa turut membantunya juga untuk merawatnya jika di rumah Anda sendiri belum memungkinkan.

Setidaknya bisa bantu-bantu membelikan pupuk atau mungkin bibit tambahan.

Namun dalam hal ini, Anda juga sebenarnya bisa memanfaatkan media tanam seperti pot untuk ditempatkan di bagian luar rumah. Karena meskipun tumbuhannya tidak langsung ditanama didalam tanah, manfaat dari tumbuhan tersebut akan tetap ada.

Dan, itu juga merupakan salah satu jenis RTH Privat karena yang membedakan hanya dalam penggunaan media tanam saja.

Di kawasan perkotaan, karena sempitnya lahan yang ada, gaya hidup seperti Urban Farming atau Urban Gardening dengan berbagai konsep yang ada sebenarnya sudah sejak lama dimulai. Salah satunya dengan tujuan untuk menyiasati lahan sempit namun tetap ingin berkontribusi dalam menjaga lingkungan.

Baca juga: 5 Cara Mengajari Anak di Rumah Agar Mulai Peduli Pada Lingkungan

Jika lokasi tempat tinggalmu seperti itu, Anda juga sangat memungkinkan untuk menjalani gaya hidup yang sama dengan mulai memikirkan jenis tanaman dan media tanam apa yang akan Anda gunakan.

Untuk konsep dan jenis pemanfaatan lahan yang bisa dimanfaatkan, Anda bisa memilih antara kebun yang sifatnya horisontal atau vertikal. Jika lahan untuk menanam secara konvensional tidak mencukupi atau terlalu sempit, pengadaan taman bisa dilakukan secara vertikal dengan menempatkan tanaman dalam pot dan digantung di dinding dan sebagainya.

Penempatannya pun bisa dilakukan didalam dan diluar ruangan dan sudah seharusnya dianggap sebagai bagian dari RTH Privat meskipun mungkin masih ada beberapa perdebatan dalam hal ini.

Demikian informasi singkat mengenai Ruang Terbuka Hijau Privat di rumah atau temat tinggalmu. Semoga bermanfaat dan silahan bagikan artikel ini untuk menyebarkan informasi positif bagi yang lainnya.


EmoticonEmoticon