Langsung ke konten utama

5 Cara Menjual Produk di Internet

Berbisnis secara konvensional melalui toko atau kios tak lagi menjadi pilihan utama untuk memasarkan produk dan jasa.

Dengan kemudahan akan akses teknologi digital saat ini, anda sudah bisa melakukan transaksi jual-beli dimana saja dan kapanpun dengan hanya memiliki hp yang terkoneksi ke jaringan internet.

Beberapa ide untuk mulai memasarkan produk secara online

Hal ini tentu akan sangat menghemat biaya yang cukup besar dan membantu anda menjual produk dengan lebih efisien karena bisa menjangkau banyak konsumen.

Berdasarkan laporan dari statista.com, pada bulan Juni tahun 2019 yang lalu, pengguna internet di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 171 juta pengguna.

Tentu di tahun-tahun selanjutnya, angka tersebut bisa mengalami peningkatan seiring dengan kehadiran akses internet di daerah-daerah terpencil.

Adanya data tersebut bisa merefleksikan berapa jumlah potensial pengguna internet yang bisa dikonversi menjadi konsumen (pembeli).

Oleh karena itu, anda harus bisa memanfaatkannya dengan baik untuk membantu anda dalam memulai dan mengembangkan bisnis di dunia digital.

5 cara memasarkan produk bisnis di internet

Selain karena kemudahan akses internet yang sudah anda rasakan hingga saat ini, cara menjual produk bisnis secara online juga sebenarnya sudah anda lakukan baik disadari atau tidak.

Anda hanya belum memaksimalkannya saja.

Oleh karena itu, saya berharap bisa mengingatkan anda kembali mengenai hal tersebut. Dan terkhusus pemula, tulisan ini mungkin bisa dijadikan awal pengetahuan untuk perjalanan bisnis online anda kedepannya.

1. Manfaatkan media sosial

Cara berbisnis melalui sosial media

Anda pasti sudah tahu mengenai Facebook, Instagram, Twitter, dan lain sebagainya bukan? Selain untuk tetap terhubung bersama keluarga dan sahabat, beberapa status bisa kita temukan di beranda yang bernada jual-beli produk.

Bahkan, ada begitu banyak grup serta marketplace seperti di Facebook yang dikhususkan untuk mempertemukan antara penjual dan pembeli dimana anggotanya bisa begitu aktif dalam melakukan transaksi.

Baca juga: Ide Bisnis Pariwisata Modal Facebook dan Mobil

Akun pribadi media sosial andapun bisa digunakan untuk bisnis dan memang tidak ada larangan bagi anda untuk tidak melakukannya.

Minimal, di sela-sela status curhat anda di Facebook atau Twitter, selanjutnya anda bisa memikirkan bahasa seperti apa yang bisa anda gunakan untuk menginformasikan teman-teman anda mengenai bisnis yang sedang dijalankan saat ini.

Jadi jangan hanya share status orang lain saja di media sosial namun bagikan juga inormasi produk anda untuk mendapatkan pembeli dan membantu permasalahan mereka lewat produk yang anda jual.

2. Gunakan aplikasi messaging

Jualan melalui aplikasi pengirim pesan

Aplikasi pengirim pesan (messaging platforms) itu ada beragam. Jika Facebook memiliki Facebook Messenger, anda juga bisa tetap mempromosikan produk anda melalui aplikasi lain seperti WhatsApp, Line, WeChat, Telegram dan masih banyak lagi.

Di WhatsApp sendiri anda bisa membuat status terkait bisnis anda selain hanya membagikan foto-foto liburan disana.

Jadi selain untuk kepentingan pribadi, penggunaan platform tersebut juga bisa digunakan untuk berbisnis. Minimal upload foto produk agar orang lain melihatnya dan mungkin akan ada yang tertarik untuk menanyakan hal tersebut.

Jangan batasi diri deh!

Penggunaan media sosial untuk bisnis juga bisa saling berkaitan dengan penggunaan aplikasi pengirim pesan ini.

Misalnya, supaya chat dengan pelanggan bisa lebih akrab, selain melakukannya di Facebook, anda juga bisa mengarahkan konsumen untuk berkomunikasi lewat WA.

3. Buat toko anda di marketplace

Bisnis jualan produk melalui marketplace

Jika media sosial dan juga aplikasi pengirim pesan hanya mampu menjangkau lingkaran perteman anda yang jumlahnya sedikit, maka untuk menjangkau lebih banyak konsumen adalah dengan bergabung di tempat yang lebih ramai seperti marketplace.

Sebut saja BukaLapak, TokoPedia, Shopee dan lain sebagainya. Ada banyak. Disana anda bahkan bisa membuat akun baru dengan mudah dan cepat untuk digunakan sebagai toko online anda sendiri.

Untuk masing-masing aplikasi marketplace seperti yang saya sebutkan diatas saja, jumlah pendownloadnya bisa puluhan juta.

Itu berarti ada banyak penggunaanya dimana kebanyakan pasti adalah konsumen dan bukan penjual.

Baca juga: 10 Alasan Kenapa Harus Jualan Online di Marketplace

Artinya, ketika anda membuat toko di salah satu atau beberapa marketplace, maka peluang untuk menjangkau lebih banyak (jutaan) konsumen bisa anda dapatkan tanpa harus susah payah menemukan mereka.

Hal ini akan berakibat pada kemudahan bagi anda sendiri untuk menjual produk tanpa harus dibekali pengetahuan dan pengalaman bertahun-tahun di dunia internet.

4. Daftarkan bisnis anda di Google Maps

Mendaftarkan bisnis online ke Google Maps

Pernah berkunjung ke salah satu rumah makan dan melihat ada stiker Google ditempelkan di etalase makanan?

Jika iya, coba cek apakah nama usaha tersebut sudah ditampilkan titik koordinatnya di Google Maps. Saya yakin anda bisa menemukannya disana.

Bahkan, tidak jarang banyak bisnis online semakin terpercaya karena sudah ditampikan di Google Maps beserta rating dan ulasannya dari pengguna lain yang pernah menjadi konsumen.

Saya cukup sadar bahwa Google Maps bukanlah tempat untuk melakukan jual-beli (bisnis).

Namun anda bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen bahwa bisnis yang anda jalankan saat ini bukanlah penipuan dan berbagai prasangka negatif lainnya.

Selain itu, anda juga bisa mengarahkan pengunjung dari Google Maps melalui tautan bisnis anda menuju toko online yang anda buat di marketplace.

Apalagi, jika marketplace berfungsi untuk menjangkau lebih banyak pelanggan di berbagai kota, Google Maps akan membantu bisnis anda untuk bisa ditemukan dengan mudah oleh pelanggan lokal di wilayah anda menjalankan bisnis tersebut.

5. Pasarkan bisnis anda melalui website

Membuat website untuk jualan produk online

Tahap selanjuntya yang bisa dikatakan lebih kompleks dan cukup menantang adalah dengan membuat website bisnis anda seperti toko online yang menggunakan nama brand anda sendiri.

Untuk kebutuhan tersebut, minimal anda akan mengeluarkan dana untuk pembelian domain dan juga hosting serta membutuhkan pengetahuan dalam membuat dan mengelola website itu sendiri.

Cara kelima untuk menjual produk anda di internet ini sengaja saya tenpatkan paling akhir karena lebih sulit untuk dilakukan dibandingkan dengan cara lainnya diatas.

Namun jika anda berhasil melakukannya, maka toko online anda sendiri bisa berkembang lebih baik karena bisa menjangkau lebih banyak pelanggan baik yang menggunakan media sosial, palikasi pengirim pesan, pengunjung dari mesin pencari dan lain sebagainya.

Baca juga: Apa Itu Digital Agency?

Hingga saat ini saja, saya yakin bahwa website bisnis di Indonesia itu ada sangat banyak sekali. Mungkin sudah ada ratusan juta jumlahnya dan bahkan lebih.

Tujuannya tentu saja untuk mencari pengunjung yang selanjutnya diharapkan mau menjadi pelanggan dari produk-produk yang anda tawarkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Merubah Ekstensi File di Windows 10

Cara Mengatur Mode Sleep di Windows 10

Cara Membalik atau Merubah Arah Gambar Menggunakan Paint

2 Cara Membalik Gambar di GIMP

5 Elemen Dasar Desain Eksterior Rumah atau Bangunan

Cara Memperkecil Ukuran Foto di GIMP

Cara Membuat Stroke Objek Hasil Seleksi di GIMP

Baiknya Fokus Membangun Blog atau Channel Youtube?

Ide Bisnis Jasa Cetak Foto Polaroid Menguntungkan

Cara Merubah Tampilan Windows Explorer Menjadi Gelap (Hitam)