Hebatnya WinRAR Bagi Pengguna Multi-Platform

Pasti sudah tahu kan apa itu WinRAR? Bagi pengguna laptop atau PC, software ini kemungkinan adalah salah satu yang paling sering dipasang (install). Alasannya jelas, yaitu karena manfaat dari cara kerja programnya itu sendiri.

Sebagai salah satu program pengarsipan, berbagai dokumen di laptop kita tentu akan menggunakan banyak ruang penyimpanan hardisk seiring bertambahnya jumlah file yang disimpan.

Jika koleksi file tersebut tetap ingin disimpan namun dalam kapasitas yang lebih kecil, maka biasanya WinRAR adalah pilihan utama saya untuk melakukannya. Bagaimana dengan anda?

Kehadiran program ini sangat berguna banget buat banyak pengguna gadget di seluruh dunia karena sifatnya yang multi-platform atau tersedia untuk berbagai macam platform yang beragam.

Mulai dari pengguna sistem operasi Windows (32 bit dan 64 bit), MacOS, Linux, freeBSD hingga pengguna hp Android.

Kebayang kan berapa banyak penggunanya? Gak hebat gimana coba? Jadi tidak berlebihan rasanya jika saya mengatakan bahwa penggunannya kemungkinan sudah berjumlah ratusan atau bahkan milyaran pengguna di seluruh dunia.

Fungsi utama WinRAR yang sering saya gunakan dan menjadi kehebatannya

Meskipun tidak setiap hari saya menggunakan WinRAR, namun sesekali saya menjadikannya sebagai program utama untuk mengecilkan ukuran file dan juga folder.

Kehebatan menggunakan WinRAR pada berbagai gadget

Apalagi fungsi tersebut tetap ada untuk versi gratisannya sehingga saya tidak perlu mengeluarkan biaya apapun selain koneksi internet.

Yang biasa saya gunakan adalah dengan cara mengubah folder ke rar. Dan tak jarang juga saya meng-kompres file ke format rar agar ukurannya menjadi lebih kecil dan filenya tetap terjaga dengan baik.

Yang jelas, mengubah foder beserta file didalamnya atau cukup dengan hanya compress file saja, maka biasanya kapasitas penyimpanan di laptop saya menjadi tidak terlalu tinggi (banyak) sehingga bisa lebih banyak menghemat kapasitas hardisk.

Misalnya saja, jika ada 100 file dokumen Office Word dengan total kapasitas sebanyak 50 MB. Jika saya akan mengarsipkannya menjadi file rar, maka seringkali kapasitas akhirnya menjadi sebesar 25 MB atau setengahnya dan sering juga lebih kecil lagi misalnya menjadi 20 MB atau bahkan 10 MB.

Kadang juga, jika saya misalkan mengkompres file berbentuk video, yang awalnya memiliki kapasitas 1 GB, ketika dibuat jadi rar bisa tinggal 900 MB saja atau menghemat sekitar 100 MB ruang hardisk.

Saya sengaja mencontohkan kedua jenis file diatas yaitu dokumen Word dan video karena saya mengalami bahwa tingkat kompresi file dokumen biasanya jauh lebih hemat daripada file berbentuk video dengan berbagai format (MP4, FLV, dlsb).

Sekarang bayangkan kembali, ada berapa banyak total jumlah ruang penyimpanan gadget yang ada di seluruh dunia dan siapapun yang telah merasakan manfaat dari cara kerja program WinRAR ini? Sangat banyak sekali bukan?

Alternatif lain untuk software ini juga banyak. Namun yang cukup populer yang saya ketahui hanyalah 7-ZIP saja karena pernah juga menggunakannya.

Menariknya lagi, selain untuk meng-kompres file dan folder, file-file yang sudah diarsipkan kedalam format rar tersebut juga bisa diamankan dengan mudah dengan memberikannya password.

Jadi ketika dibuka, harus diketikkan passwordnya dulu.

Dengan begitu, jika ada file rar yang di-copy oleh orang lain tanpa izin namun anda sudah mengambil tindakan keamanan seperti itu, setidaknya filenya tetap diproteksi dengan baik meskipun juga ada program lain untuk membuka passwordnya.

Tapi kan tidak semua orang juga tahu mengenai hal tersebut. Jadi ya anggap saja cukup aman daripada tidak ada passwordnya sama sekali.

Program ini kecil namun berguna banget. Hanya dengan mendownload filenya yang berkapasitas (biasanya) tidak sampai 5 MB, maka versi gratis yang didapatkan sudah bisa membantu pengguna untuk melakukan banyak hal dalam melakukan pengarsipan file.

Jangan lupa loh untuk mencobanya di hp anda karena ruang penyimpanan (memory card) di hp kan biasanya lebih kecil daripada PC atau laptop.

Anda juga sudah sering menggunakannya atau enggak nih?

Baca juga:

Cara Mengatur Mode Sleep di Windows 10