Sering Gak Menghapus File Temp di Windows?

Tahukah anda apa itu file Temp di Windows dan kenapa harus dihapus? Sebatas yang saya ketahui, Temp merupakan kependekan kata dari Temporary (sementara).

Jadi sebagai file yang sifatnya sementara (tidak permanen), maka file tersebut sejauh ini seringkali saya hapus karena pada dasarnya tidak begitu berguna bagi laptop saya dan juga tidak ada masalah kalau dihilangkan.

Mau tahu cara menghapusnya?

Sebelum itu, saya ingin menyampaikan alasan lain kenapa file yang tersimpan otomatis di folder Temp sering saya bersihkan.

Di laptop dengan sistem operasi Windows 10 yang saya gunakan, file yang tersimpan dalam folder temporary ini tentu butuh kapasitas penyimpanan atau mengkonsumsi ruang hardisk yang ada.

Kadang berukuran belasan MB (Megabyte), puluhan hingga ratusan.

Pada laptop atau komputer yang jarang dirawat (maintenance), kadang juga bisa menghabiskan ruang penyimpanan dalam hitungan GB (Gigabyte).

Anda gak mau kan jika hardisk laptop cepat habis gara-gara menyimpan file yang seharusnya dihapus saja seperti Temp file ini?

Itulah juga alasan kenapa saya menggunakan CCleaner untuk menghemat hardisk laptop. Karena CCleaner juga memang membantu untuk membersihkan jenis file tersebut. Hanya saja kurang maksimal dan masih menyisahkan beberapa file.

Oleh karena itu, perlu ada tindakan penghapusan secara manual dan itulah yang akan saya tampilkan pada pembahasan (panduan) berikut ini.

Cara manual menghapus file Temp pada Windows

Sebelum membaca dan mengikuti panduan yang akan saya berikan, ada 1 langkah penting yang harus anda lakukan yaitu:
Tutup (close) semua aplikasi atau program yang sedang dibuka dan digunakan untuk hasil yang lebih optimal.
Hal ini karena penggunaan program terkadang melakukan proses penyimpanan file Temp secara otomatis dan file yang ada tidak bisa terhapus ketika programnya belum ditutup.

Kemudian, ikuti langkah-langkah dibawah ini:

1. Membuka folder Temp yang pertama menggunakan Windows Run

Terdapat 2 folder Temp yang akan diakses (dibuka) dalam panduan ini karena kedua folder tersebut memiliki lokasi yang berbeda.

Cara mengaksesnya adalah dengan menggunakan Windows Run atau menekan tombol Windows + R pada keyboard dan mengetikkan %temp%.

Cara membuka folder Temp yang pertama pada Windows

Klik OK jika sudah agar langsung membuka lokasi foldernya pada Windows Explorer.

2. Menghapus semua isi dalam folder Temp pertama

Jika sudah terbuka isi dalam folder Temp yang pertama ini, langsung saja seleksi semua file yang ada disana dan hapus secara permanen.

Cara menghapus file Temp yang pertama di Windows

Jika belum mau menghapusnya, coba saja dulu cek Property semua file tersebut untuk mengetahui berapa ruang hardisk yang digunakan.

3. Akses folder Temp yang kedua

Anda sudah menghapus file Temp Windows pada folder yang pertama. Untuk folder kedua, caranya juga masih sama yaitu menggunakan Windows Run namun cukup dengan hanya mengetikkan temp saja.

Cara kedua membuka folder Temp

4. Menghapus semua file Temp pada folder kedua

Setelah itu, lakukan lagi seleksi pada semua file jika ingin menghapus semuanya. Silahkan juga memeriksa berapa banyak ruang penyimpanan yang dihabiskan oleh semua file tersebut.

Cara menghapus file Temp di Windows pada folder kedua

Seberapa sering menghapus file Temp pada Windows?

Selama pengalaman saya melakukannya, semakin sering menghapus file Temp semakin bagus. Namun jika anda hanya sempat melakukannya sekali dalam seminggu atau sebulan saja, tidak masalah juga.

Saya pribadi belum tahu hubungan antara file dalam folder Temp ini dengan sistem kerja Windows itu sendiri misalnya apakah berpengaruh dengan kecepatan penggunaan laptop atau tidak. Oleh karena itu, saya hanya fokus pada hubungannya dengan penghematan ruang penyimpanan hardisk saja.

Baca juga:

Cara Membalik atau Merubah Arah Gambar Menggunakan Paint