4 Alasan Kolom Komentar Blog Saya Tutup

Sejak beberapa waktu terakhir, kolom komentar di blog ini akhirnya saya tutup atau non-aktifkan. Hal ini tidak hanya didasari karena kurangnya pembaca yang ingin berinteraksi namun juga oleh sebab lainnya.

Untuk itu, mohon maaf jika keputusan ini dirasa mengganggu dan semoga bisa dimaklumi.

Alasan saya menutup kolom komentar blog

Dan jika anda benar-benar perlu melakukan komunikasi apapun dengan saya, silahkan mengunjungi halaman Kontak untuk mengetahui bagaimana kita bisa saling menyapa.

Lebih lanjut, berikut alasan lain yang saya pertimbangkan kenapa akhirnya saya tidak mengaktifan komentar di blog ini.

1. Mencegah aktivitas spam

Sebelumnya, saya pernah mempublikasikan 3 komentar yang saya anggap spam di blog ini.

Meskipun hal tersebut bisa saya atasi dengan mengaktifkan moderasi komentar–karena saya juga sibuk mengurus blog lainnya meskipun jumlahnya sudah saya kurangi–akhirnya saya tutup saja.

Kalau moderasi komentar aktif sementara saya jarang login, tetap saja komentar yang bukan spam pun tidak akan dimunculkan secara otomatis.

Daripada ngasih harapan ke pembaca bahwa nanti juga komentarnya ditampilkan, mending tidak usah sekalian karena khawatirnya kelamaan (tergantung kapan saya login ke blog).

Ini sebenarnya alasan utama saya melakukannya. Mengenai yang lainnya, sebenarnya hanya pendukung saja atau akibat dari keputusan ini.

2. Mempercepat loading blog

Apapun yang ditampilkan di blog, hal itu memberikan sumbangan atas cepat-lambatnya loading dalam mengakses halaman atau artikel.

Meskipun menampilkan komentar itu mungkin hanya butuh waktu sepersekian detik, tetap saja bisa membantu pengunjung terutama untuk menghemat kuota internet.

Tidak semua orang berlangganan internet bulanan seperti IndiHome yang biasanya memiliki kuota tak terbatas. Dan tidak semua orang selalu berada di rumah atau di kantor sepanjang waktu (24 jam).

Jadi semoga dengan adanya keputusan ini–bagi pengunjung yang berada dimanapun–saya bisa tetap membantu anda untuk menghemat biaya dalam mengakses informasi yang saya publikasikan.

Perhatian loh saya ini.

Disisi lain, hal ini juga bisa membantu saya untuk tetap mempublikasikan atau menulis artikel SEO yang juga berguna bagi pengembangan blog ini kedepannya.

Semakin cepat kecepatan blog, semakin besar peluang untuk berkompetisi dengan lebih baik di Google meskipun itu hanyalah salah satu faktor saja.

Yang jelas, anda untung, saya juga demikian.

3. Adanya rencana migrasi di masa depan

Ini bukan hal yang bisa saya pastikan.

Tapi kalau boleh jujur, saya memang memiliki rencana untuk migrasi ke platform (CMS) WordPress. Termasuk juga rencana untuk memindahkan semua artikel blog ini dengan membeli nama domain baru.

Jika nanti hal itu terjadi, khawatirnya komentar yang sudah ada tidak bisa saya tampilkan kembali.

Kalau pengalaman pindah dari Blogger (Blogspot) ke WordPress memang sudah pernah. Tapi saya gak terlalu memperhatikan mengenai 'nasib' komentar yang sudah ada waktu itu.

Jadi sejak awal, lebih baik saya non-aktifkan saja supaya harapan blogger lain mengenai link-nya di komentar bisa saya hilangkan.

Dan terkait dengan komentar sebelumnya yang akhirnya saya hapus, mohon untuk dimaklumi juga ya. Saya sebenarnya menyesal melakukan itu, tapi bagaimana lagi, sudah terlanjur.

Maaf banget lah ya.

4. Supaya blogger lain lebih fokus pada aspek pengembangan blog yang lebih penting

Backlink dari kolom komentar itu bagaimapun juga saya akui memang masih ada gunanya bagi blogger lain se-sedikit apapun manfaatnya.

Minimal kalau ada yang klik, itu bisa mendatangkan pengunjung baru ke blog anda.

Tapi harus tetap ingat bahwa hal itu bukanlah prioritas dalam mengembangkan blog. Masih ada beberapa pekerjaan penting lainnya yang juga harus dilakukan.

Entah menulis se-sering mungkin atau fokus menulis banyak artikel, menemukan strategi SEO baru maupun lama yang masih berguna namun belum pernah diterapkan, bekerjasama dengan blogger lain dan sebagainya.

Kalaupun masih ingin berburu backlink, jangan hanya lewat komentar saja. Beberapa cara lain yang bisa anda lakukan berdasarkan pengalaman saya adalah sebagai berikut:
  1. Cara Mendapatkan Backlink Gratis Dengan Hanya Modal Artikel
  2. Dengan Membantu Blogger Lain, Blog Saya Dapat Backlink
Kalau punya duit yang cukup juga ya tinggal beli kalau mau.

Jadi setidaknya dengan menutup kolom komentar, mudah-mudahan bisa dipahami oleh blogger lain bahwa saya ingin mereka fokus ke hal lain yang lebih berharga.

Kalaupun ingin sama-sama saling mengunjungi blog, hubungi saja. Saya usahakan untuk berkunjung kalau lagi sempat.

Sekian dan semoga bisa dimengerti. Terima kasih.

Baca juga:

Cara Membalik atau Merubah Arah Gambar Menggunakan Paint