Sudah Sharing Artikel Blog Anda di Sosial Media?

Bagi blogger, penggunaan sosial media seharusnya tak terpisahkan dengan aktivitas nge-blognya sendiri.

Bukan tanpa alasan, sumber datangnya pengunjung sejak lama salah satunya memang dari sana.

Beberapa kali saya temukan di Facebook, ada yang 'mengeluh' bahwa artikelnya sudah lebih dari 100 bahkan mungkin lebih banyak dari artikel blog ini, tapi pengunjungnya syukur-syukur kalau bisa sampai 50 orang.

Di saat yang sama, saya bisa saja melebihi pencapaian tersebut meskipun tidak memanfaatkan media sosial karena ya malas saja.

Jaringan sosial: semakin banyak teman, makin bagus

Mendapatkan pengunjung blog dari sosial media

Katakanlah anda memiliki 3.500 teman di Facebook dan mungkin 500 follower di Twitter. Dengan jumlah sebanyak itu, anda memiliki 4.000 calon pengunjung blog dalam kondisi ideal.

Tapi anggaplah bahwa hanya akan ada 1% saja yang mau meng-klik tautan artikel anda, itu berarti akan ada sekitar 40 orang yang bisa dikonversi menjadi pembaca.

Hal yang sama juga bisa anda manfaatkan mendapatkan penonton YouTube.

Apalagi jika penggunaan akun sosial media anda sangat aktif berinteraksi satu sama lain, maka teman-teman anda juga kemungkinan akan tertarik untuk mengetahui informasi yang anda publikasikan.

Baca juga: 9 Cara Saya Menulis Artikel SEO di Blog

Belum termasuk jika misalnya link artikel dibagikan ke grup atau fanpage Facebook misalnya, maka potensi mendapatkan lebih banyak pengunjung menjadi lebih tinggi lagi.

Asal gak nyepam saja deh!

Kira-kira untuk apalagi?

Tautan yang dibagikan di sosial media itu juga bisa dianggap sebagai backlink. Terang saja, namanya juga link dari situs lain.

Meskipun rata-rata bersifat nofollow, tetap saja itu adalah backlink meskipun peranannya sedikit. Tapi positif.

Bahkan, banyak referensi yang membuktikan bahwa banyaknya share sosial media yang didapatkan oleh suatu artikel bisa membantu dalam mendapatkan peringkat pertama di Google dan bertahan cukup lama bahkan untuk kompetisi kata kunci yang sangat tinggi.

Pengunjung blog dapat, persaingan mesin pencari juga memiliki peluang untuk dimenangkan.

Itulah kenapa banyak desain web yang sangat memperhatikan penggunaan tombol berbagi di media sosial atau ketika akhir artikelnya menyarankan pengunjung untuk membagikan link di Facebook dan sebagainya.

Setahu saya, meskipun Google tidak secara terbuka mengatakan bahwa social signal bukanlah salah satu faktor penting dalam SEO sebagaimana yang direkomendasikan oleh MOZ, bisa jadi Google-nya saja yang tidak mau mengatakannya secara terang-terangan.

Atau jangan-jangan Google sudah pernah mengatakannya namun saya belum sempat menemukan referensinya? Kalau ada, silahkan kontak saya mengenai hal ini.

Tapi yang jelas, banyaknya jumlah share tautan di sosial media itu juga memiliki peran secara tidak langsung terhadap SEO.

Semakin banyak yang membagikan tautan anda hingga sampai pada blogger seperti saya, mungkin saya juga akan tertarik untuk mengunjungi artikel tersebut dan menuliskan topik yang sama disini dan menjadikan artikel anda sebagai salah satu rujukan (referensi).

Dari hal ini saja blog anda sudah berpeluang mendapatkan backlink berkualitas, kan?

Jadi mulai saat ini, terapkan strategi ber-sosial media dengan tujuan untuk mengembangkan blog anda. Pikirkan bagaimana melakukan optimasi disana serta merencanakan manajemen pengelolaan akun yang lebih baik lagi.

Sharing is Caring! Berbagi itu bentuk kepedualian. Kepedulian anda untuk membagikan informasi yang bermanfaat bagi orang lain, juga kepedulian orang lain untuk membantu anda menjangkau lebih banyak orang agar mendapatkan manfaat yang sama dari yang anda bagikan.

Mulailah membagikan artikel anda di blog. Gak harus setiap jam. Minimal sekali dalam sehari. Jadi jangan hanya posting status gak jelas saja.

Baca juga:

Cara Merubah Ekstensi File di Windows 10

Cara Mengatur Mode Sleep di Windows 10