6 Cara Indeks Artikel di Google Tanpa Inspeksi URL

Untuk mengindeks artikel dengan cepat, biasanya blogger akan menggunakan fitur Inspeksi URL (URL Inspection) di Google Search Console (GSC). Sayangnya, sejak tanggal 14 Oktober 2020 yang lalu, fitur tersebut dinon-aktifkan sementara hingga pemberitahuan selanjutnya.

Bahkan ketika tulisan ini saya publikasikan, alat Inspeksi URL masih belum juga diaktifkan kembali dan entah hal ini sampai kapan akan berlangsung karena sudah hampir 2 mingguan.

Namun anda tidak perlu berkecil hati.

Sebab saya akan menginformasikan cara ataupun trik untuk melakukan indeks artikel blog tanpa terlalu lama menunggu alat tersebut diaktifkan kembali.

Cara indeks artikel blog tanpa Alat Inspeksi URL di GSC

Salah satu atau beberapa cara yang akan sampaikan mungkin sudah pernah saya bahas sebelumnya.

Namun, akan saya ulas kembali sekaligus saya tambahkan beberapa trik lainnya yang mungkin belum pernah anda coba sebelumnya.

1. Kirimkan ulang (re-submit) sitemap blog anda

Mengirimkan ulang Peta Situs di Google Search Console

Pada artikel saya sebelumnya tentang cara memakai GSC untuk mengindeks artikel, sudah pernah saya sarankan untuk melakukan pengiriman ulang sitemap blog.

Bahkan meskipun sebelum Inspeksi URL belum dinon-aktifkan seperti saat ini, saya masih sering melakukannya karena kecepatan indeks yang blog saya alami cukup bisa diandalkan.

Jadi, lewati saja dulu Inspeksi URL dan langsung kirimkan ulang Peta Situs blog anda.

Silahkan buka beranda blog ini. Disana anda dapat melihat bahwa beberapa artikel sebelum ini sudah terindeks di Google dalam kurun waktu dimana Inspeksi URL ini sudah dinon-aktifkan.

2. Manfaatkan internal link

Jangan buru-buru logout dari akun blog hanya karena publikasi artikel yang anda rencanakan sudah selesai dilakukan.

Perhatikan apakah dalam kategori atau label yang sama, adakah artikel lain yang relevan dengan apa yang baru saja diterbitkan untuk dijadikan sebagai rujuakn bagi pembaca dalam bentuk internal link.

Selain untuk manfaat tersebut, internal link juga sudah diketahui sebagai salah satu faktor penting dari SEO Onpage dan hal ini juga bisa membantu artikel baru untuk diindeks.

Ingat, robot mesin pencari tetap berkunjung ke blog anda meskipun tidak ada postingan terbaru.

Dan ketika ada publikasi terbaru, dengan adanya internal link dari artikel lain, maka hal itu akan memperbesar peluang postingan tersebut untuk terindeks karena robot crawler akan mengikuti semua link di blog anda.

Apalagi, rata-rata internal link kan hampir bisa dipastikan bahwa semuanya bersifat DoFollow.

Oh ya, untuk artikel yang baru mau diposting usahakan agar ada internal linknya juga menuju artikel lain ya.

3. Share artikel ke Pinterest, Reddit dan media sosial lainnya

Sederhananya, social signal sudah menjadi faktor penting dalam SEO. Apalagi, itu bisa menjadi salah satu sumber backlink bagi blog.

Jadi pastikan artikel blog anda juga dibagikan ke akun media sosial seperti Facebook, Twitter, dan sebagainya.

Khusus untuk Pinterest dan Reddit, memang sengaja saya sebutkan secara terpisah.

Hal ini disebabkan karena ketika URL blog akan dibagikan pada kedua situs tersebut, biasanya URL sumbernya juga akan cukup cepat terindeks.

Di Pinterest, kadang 1x24 jam source URL-nya sudah terindeks di Google, sedangkan kalau di Reddit, kadang tidak sampai sehari sudah bisa ditemukan di Google.

Terkait: Sudah Share Artikel Blog Anda ke Sosial Media?

Jika URL sumber sudah terindeks, maka harapannya adalah URL blog juga akan mendapatkan pengaruh positif yang sama. Dan biasanya memang hal itu terjadi.

4. Embed video YouTube yang relevan dengan artikel baru tersebut

Embed video Youtube ke artikel blog

Jika anda mengelola channel YouTube dan kebetulan ada video yang relevan atau berkaitan dengan artikel yang akan anda publikasikan, saran saya cobalah untuk meng-embed video tersebut ke artikel baru anda.

Gak percaya bahwa hal ini bisa membantu indeks artikel blog? Coba deh!

Saya cukup paham mungkin anda akan heran kenapa hal itu bisa membantu proses indeks, tapi kalau gak pernah dicoba, ya gak bakalan tahu bagaimana efeknya.

Saya mah no debate kalau masalah beginian.

5. Backlink

Gak usah mikir keras bahwa harus dari PBN dan segala tolok-ukur kualitasnya. Backlink dari YouTube atau jika hanya sempat blogwalking dengan meninggalkan komentar juga tidak mengapa.

Asal jangan kebanyakan.

Untuk backlink via komentar di blog lain menuju artikel baru agar bisa membantu proses indeksnya, cukup 5 atau maksimal 10 backlink juga sah-sah saja.


Gak usah terlalu ngoyo. Mau DoFollow atau NoFollow juga terserah. Kata kuncinya hanya satu: Jangan agresif terutama dalam hal jumlah.

Untuk backlink pada poin ke-5 ini memang sengaja saya pisahkan dengan link dari media sosial ya. Sebagai tambahan kerjaan saja jika sudah share link di berbagai sosmed tapi belum juga terindeks artikelnya.

Kalau mau, lakukan tahap ini pada hari kedua setelah artikel dipublikasikan. Tapi kalau gak mau ikut juga tidak apa-apa dan boleh-boleh saja.

6. Indeks blog anda menggunakan mesin pencari lainnya

Anda sudah tahu bahwa mesin pencari itu bukan hanya Google saja. Masih ada Bing, Yandex dan lain sebagainya.

Untuk 2 mesin pencari alternatif yang baru saja saya sebutkan, dari sana anda juga bisa mendatangkan trafik meskipun mungkin tidak sebanyak pengunjung dari Google

Selain itu, juga bisa dijadikan sebagai alat untuk 'memancing' indeks artikel blog anda di Google.

Minimal, mendaftarlah di Bing dan Yandex Webmaster Tool jika belum pernah dilakukan sebelumnya. Barang gratis kok dianggurin.


Demikian 6 hal yang bisa anda lakukan untuk mempercepat proses indeks artikel blog jika Inspeksi URL belum juga diaktifkan. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan untuk dibagikan.

Baca juga:

Cara Merubah Ekstensi File di Windows 10

Cara Mengatur Mode Sleep di Windows 10